Misa, Yulianti (2025) Seed Enhancement Menggunakan Metode Matriconditioning Plus Trichoderma harzianum Pada Benih Jagung (Zea mays L.) yang Mengalami Deteriorasi. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (375kB) |
|
|
Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (188kB) |
|
|
Text (Bab V Kesimpulan dan Saran)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version Download (60kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (347kB) |
|
|
Text (Tesis Full Text)
Tesis Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Perubahan iklim yang menyebabkan pergeseran musim tanam dan peningkatan suhu berpengaruh terhadap mutu benih jagung (Zea mays L.) akibat proses deteriorasi selama penyimpanan. Upaya perbaikan mutu benih dilakukan melalui metode matriconditioning yang dikombinasikan dengan agen hayati Trichoderma harzianum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi penambahan suspensi T. harzianum dan lama perendaman dalam matriconditioning terhadap perbaikan mutu benih jagung yang telah mengalami deteriorasi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang, dan di lahan petani Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat pada Februari–Juli 2025. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial untuk pengujian di laboratorium dan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial untuk pengujian di lapangan. Faktor pertama adalah penambahan suspensi T. Harzianum yang terdiri dari 5 taraf yaitu 0 ml, 120 ml, 140 ml, 160 ml, dan 180 ml. Faktor kedua adalah lama perendaman yang terdiri dari 3 taraf yaitu 6 jam, 12 jam, dan 18 jam. Kedua rancangan terdiri dari 15 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 45 satuan percobaan, setiap satuan percobaan di laboratorium terdiri dari 416 benih dan setiap satuan percobaan dilapangan terdiri dari 10 benih, sehingga total benih yang dibutuhkan dalam penelitian ini 19.170 benih. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara penambahan suspensi T. harzianum dan lama perendaman terhadap benih jagung yang mengalami deteriorasi pada parameter kadar air, laju respirasi, bobot kering kecambah normal, daya hantar listrik, serta mampu menekan pertumbuhan jamur Aspergillus flavus, A. niger, dan Fusarium sp. Perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan suspensi T. harzianum 180 ml dengan lama perendaman 18 jam dapat direkomendasikan sebagai alternatif perbaikan mutu benih jagung yang adaptif terhadap perubahan iklim.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Ir. Aswaldi Anwar, MS |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S2 Agronomi |
| Depositing User: | S2 Agronomi Agronomi |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:57 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:57 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516831 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric