PUTRI, SEPTRIANA (2025) Pengaruh Faktor Risiko Kombinasi Dengan Kejadian Kanker Paru Di Rsup Dr M Djamil Padang Dan Rs Universitas Andalas. Spesialis thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.
|
Text (Cover Judul dan Abstrak)
1. Judul dan Abstrak.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (239kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 1)
2. BAB 1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (219kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 7)
3. BAB 7.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (144kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (327kB) | Request a copy |
|
|
Text (FULL TEXT THESIS)
5. Full text thesis.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (15MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Kanker paru menjadi penyebab utama kematian akibat kanker dan sebagian besar kasus ditemukan pada stadium lanjut. Faktor risiko kanker paru seperti usia, jenis kelamin, riwayat kanker dalam keluarga, paparan lingkungan kerja, kebiasaan merokok, serta penyakit paru kronik memengaruhi kejadian kanker paru. Penilaian kombinasi faktor risiko memberikan gambaran risiko yang lebih akurat pada kelompok berisiko tinggi. Tujuan : Analisis pengaruh kombinasi faktor risiko terhadap kejadian kanker paru di RSUP Dr. M. Djamil Padang dan RS Universitas Andalas. Metode : Penelitian ini studi kasus–kontrol melibatkan 207 subjek (84 kasus dan 123 kontrol) dengan periode Juni 2024–Juni 2025. Data dikumpulkan melalui rekam medis, dianalisis menggunakan regresi logistik bivariat dan multivariat untuk menilai faktor risiko independen dan kombinasi faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian kanker paru. Hasil : Faktor risiko independen yang berpengaruh adalah riwayat kanker dalam keluarga (OR 9,94; IK95% 1,23–80,54), usia ≥45 tahun (OR 4,42; IK95% 1,64–12,01), dan paparan asap lingkungan kerja (OR 3,48; IK95% 1,17–10,39). Kombinasi riwayat kanker keluarga dan usia ≥45 tahun meningkatkan risiko secara signifikan (OR 5,50; IK95% 1,11–27,16). Kombinasi usia ≥45 tahun dan paparan kerja menunjukkan hasil signifikan (OR 3,25; IK95% 1,76–6,01). Kombinasi usia ≥ 45 tahun, jenis kelamin laki-laki, dan perokok aktif juga menunjukkan peningkatan risiko kejadian kanker paru yang bermakna dengan OR 6,011 (IK95%: 2,023–19,307; p=0,005). Kombinasi seluruh faktor risiko—riwayat kanker keluarga, usia ≥45 tahun, paparan kerja, jenis kelamin laki-laki, dan perokok aktif menunjukkan risiko terbesar (OR 6,80; IK95% 2,55–18,10). Kesimpulan : Kejadian kanker paru dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor risiko, terutama riwayat kanker keluarga, usia ≥45 tahun, dan paparan karsinogen lingkungan kerja. Kombinasi seluruh faktor risiko independen memberikan peningkatan risiko paling kuat dan dapat digunakan sebagai dasar penilaian kelompok berisiko tinggi untuk deteksi dini kanker paru.
| Item Type: | Thesis (Spesialis) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Sabrina Ermayanti, Sp. P (K) Onk, FISR, FAPSR; dr. Irvan Medison, Sp. P (K), FISR, FAPSR |
| Uncontrolled Keywords: | kanker paru; faktor risiko; kombinasi faktor; paparan kerja; riwayat keluarga. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Sp-1 Pulmologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi |
| Depositing User: | Sp-1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 08:07 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 08:07 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516824 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric