PENYUSUNAN ACTION PLAN KAWASAN PERTANIAN KOTA SOLOK

Gustian, Hendri (2025) PENYUSUNAN ACTION PLAN KAWASAN PERTANIAN KOTA SOLOK. Profesi thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. Cover+Abstrak.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (bab 1)
2. BAB 1.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (bab VII)
3. BAB VII Penutup.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (fulltext)
5. Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kota Solok merupakan salah satu kota di Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 57,64 km 2 . Sektor pertanian merupakan sektor utama pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keberadaan database dan informasi tentang komoditi unggulan sektor pertanian masih bersifat tabulasi, perlu adanya peningkatan berbentuk peta kawasan pertanian (sapi, kambing, tanaman atsiri (serai wangi), kopi, kakao, durian dan ikan nila) yang berbasis spasial dan berkoordinat. Tujuan dari penelitian ini tersedianya dokumen perencanaan action plan kawasan pertanian komoditi (sapi, kambing, tanaman atsiri (serai wangi), kopi, kakao, durian dan ikan nila) di Kota Solok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: analisis pemilihan sub kegiatan atau komponen kegiatan, analisis pemilihan lokasi kegiatan, analisis kesesuaian lahan komoditi unggulan pertanian, analisis pemilihan calon penerima manfaat kegiatan dan satuan kerja pelaksana, analisis penyusunan anggaran pembiayaan, analisis penyusunan indikator keberhasilan. Estimasi biaya kegiatan Action Plan Kawasan Pertanian Kota Solok hingga tahun 2024 mencapai Rp. 13.675.600.000, dengan rincian APBN sebesar Rp. 5.873.783.333, APBD Provinsi Rp. 2.334.050.000 dan APBD Kota sebesar RP. 5.467.766.667. Pembiayaan untuk sektor hulu mencapai Rp. 7.198.300.000 yang terfokus pada 9 (sembilan) kegiatan, 4 (empat) dengan biaya terbesar secara berturut-turut:(1) pengadaan bibit unggul sapi dengan biaya sebesar Rp. 4.000.000.000; (2) pengadaan bibit unggul serai wangi sebesar Rp. 1.000.000.000; (3) pengadaan bibit unggul kopi sebesar Rp. 704.000.000 dan (4) pengadaan bibit unggul rumput gajah sebesar Rp. 500.000.000. Pada program produksi perlu biaya sebesar Rp. 3.687.800.000 terdiri dari 9 (sembilan) jenis kegiatan, yang paling banyak membutuhkan biaya adalah pengadaan sarana dan prasarana produksi pertanian (pengadaan sumur bor) yaitu sebesar 1.375.000.000.

Item Type: Thesis (Profesi)
Supervisors: Ir. Benny Dwika Leonanda, S.T. M.T., IPM, ASEAN. Eng
Uncontrolled Keywords: Action Plan;Mapping;Kota Solok
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Pascasarjana (S2) > Pendidikan Profesi Insinyur
Depositing User: Profesi Insinyur Insinyur
Date Deposited: 15 Jan 2026 02:19
Last Modified: 15 Jan 2026 02:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516759

Actions (login required)

View Item View Item