Hutajulu, Hans Mauritz (2025) Analisis Efisiensi Termal Pada Sistem Pembangkit Tenaga Uap Di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. X. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
abstrak.pdf - Published Version Download (758kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (808kB) |
|
|
Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 Penutup.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (335kB) |
|
|
Text (skripsi full text)
skripsi full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) bergantung pada sistem pembangkit tenaga uap untuk memenuhi kebutuhan energi termal dan listrik dalam proses produksinya. Efisiensi termal dari sistem ini merupakan faktor krusial yang memengaruhi biaya operasional, konsumsi bahan bakar, dan dampak lingkungan. Seiring waktu, penurunan performa komponen seperti boiler dan turbin dapat menyebabkan penurunan efisiensi secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menghitung nilai efisiensi termal aktual dari sistem pembangkit tenaga uap di PKS PT. X serta mengidentifikasi peluang peningkatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis termodinamika berdasarkan data operasional dari jurnal harian PKS. Data yang dikumpulkan mencakup parameter tekanan dan temperatur pada komponen utama pompa, boiler, dan turbin selama periode pengamatan 30 hari pada Juni hingga Agustus 2025. Perhitungan efisiensi termal dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan nilai entalpi pada setiap titik siklus dengan bantuan software yang kemudian diolah menggunakan persamaan efisiensi termal siklus Rankine. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai efisiensi termal sistem pembangkit mengalami fluktuasi, dengan nilai tertinggi sebesar 14,41% pada 3 Juni 2025 dan nilai terendah sebesar 13,55% pada 26 Juni 2025. Hasil analisis mengidentifikasi bahwa salah satu penyebab utama rendahnya efisiensi pada tanggal tersebut adalah temperatur uap superheater yang masuk ke turbin relatif rendah, yaitu 272,7°C. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor operasional, seperti kualitas bahan bakar yang kurang optimal atau pembakaran yang tidak sempurna. Sebagai upaya optimalisasi, dilakukan simulasi dengan menaikkan temperatur superheater menjadi 300°C dan menaikkan tekanan pada inlet turbin, yang secara teoritis terbukti dapat meningkatkan efisiensi termal dari 13,55% menjadi 14,97%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat peluang signifikan untuk meningkatkan efisiensi termal melalui optimalisasi parameter operasional, khususnya temperatur kerja turbin, guna mendukung sistem energi yang lebih berkelanjutan di industri sawit.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Eng. Ir. Dendi Adi Saputra M., IPM. |
| Uncontrolled Keywords: | Pabrik Kelapa Sawit (PKS); Sistem Pembangkit Tenaga Uap, Efisiensi Termal; Analisis Termodinamika; Siklus Rankine |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | S1 Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 09:35 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 09:35 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516714 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]