Aulia, Annisa (2025) PENGARUH PENAMBAHAN METIL JASMONAT TERHADAP PRODUKSI METABOLIT SEKUNDER PADA KULTUR KALUS TANAMAN MASOYI (Cryptocarya massoy (Oken) Kosterm.). S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (cover and abstract)
annisa aulia_cover dan abstract.pdf - Published Version Download (404kB) |
|
|
Text (BAB I (Pendahuluan))
annisa aulia_BAB I (Pendahuluan).pdf - Published Version Download (331kB) |
|
|
Text (BAB V (Penutup))
annisa aulia_BAB V (Penutup).pdf - Published Version Download (304kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
annisa aulia_daftar pustaka.pdf - Published Version Download (406kB) |
|
|
Text (Thesis Full Text)
annisa aulia_tesis (final).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian tentang pengaruh penambahan metil jasmonat terhadap produksi metabolit sekunder pada kultur kalus tanaman Masoyi (Cryptocarya massoy (Oken) Kosterm.) telah dilaksanakan pada bulan Juli 2024 hingga Januari 2025 di Laboratorium Riset Fisiologi Tumbuhan, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi elisitor MeJA terhadap tingkat produksi metabolit sekunder pada kalus Masoyi dan mengetahui konsentrasi MeJA yang optimum untuk produksi metabolit sekunder kalus Masoyi secara in vitro. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap dengan enam perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan metil jasmonat terdiri atas A. 0 mM (kontrol); B. 0,5 mM; C. 1 mM; D. 1,5 mM; E. 2 mM; dan F. 2,5 mM. Data tektur, warna kalus, dan kandungan metabolit sekunder dianalisis secara deskriptif. Data berat basah kalus dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMNRT (taraf 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian beberapa konsentrasi elisitor MeJA tidak mempengaruhi tekstur dan berat basah kalus, serta mempengaruhi warna kalus. Elisitor metil jasmonat pada konsentrasi 0,5 mM meningkatkan konsentrasi humulene sebesar 24,64% dibanding kontrol. Konsentrasi 1,5 mM meningkatkan persentase ß-copaene sebesar 413,11% dan ß-ylangene 100% dibanding kontrol. Konsentrasi 2,5 mM meningkatkan konsentrasi α-ylangene sebesar 31,25% dan caryophyllene sebesar 22,83% dibandingkan kontrol. Konsentrasi optimal elisitor MeJA untuk menginduksi produksi metabolit sekunder dalam ekstrak kalus Masoyi adalah 1,5 mM. Pada konsentrasi ini teridentifikasi sebanyak 18 senyawa kimia (golongan terpenoid dan ester). Temuan ini menunjukkan bahwa MeJA merupakan elisitor yang efektif untuk meningkatkan biosintesis metabolit sekunder pada tanaman Masoyi dalam kondisi in vitro.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Zozy Aneloi Noli; Dr. M. Idris |
| Uncontrolled Keywords: | elisitor; konsentrasi; masoyi; metabolit sekunder; metil jasmonat |
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Biologi |
| Depositing User: | S2 Biologi Biologi |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 03:18 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 03:18 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516713 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]