Darapasha, Nayla (2025) HUBUNGAN FAKTOR RISIKO OBESITAS DENGAN BERAT BADAN LAHIR PADA PERSALINAN ATERM. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version Download (317kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (272kB) |
|
|
Text (BAB 7 Penutup)
Bab 7 Penutup.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (258kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
skripsi full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Obesitas kehamilan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memengaruhi luaran kehamilan, salah satunya berat badan lahir. Berat badan lahir yang abnormal, termasuk makrosomia dan BBLR dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas neonatus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor risiko obesitas dengan berat badan lahir pada persalinan aterm. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control study yang dilaksanakan di RSUP M. Djamil, RSU Bunda BMC, dan RSU Hermina Padang pada periode Desember 2024 hingga Desember 2025. Sampel diperoleh dengan metode total sampling dari penelitian induk yang berjudul “Analisis Hubungan Kadar Tnf-a, Il-6 Maternal dan Tali Pusat dengan Fetal Outcome pada Ibu Hamil Obesitas”. Data yang digunakan mencakup IMT ibu dan berat badan lahir bayi yang diperoleh dari rekam medik. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square Pearson. Terdapat 96 responden yang memenuhi kriteria. Pada penelitian ini, baik pada ibu hamil obesitas maupun normal, mayoritas responden berada pada usia <35 tahun, sebanyak 31 orang (64,6%) dan 38 orang (79,2%), sedangkan berdasarkan paritas, mayoritas responden memiliki riwayat paritas <3 yaitu 38 orang (79,2%) pada kelompok obesitas dan 43 orang (89,6%) pada ibu normal. Bayi dari kedua kelompok ibu hamil didominasi oleh kelompok berat badan lahir normal, dengan distribusi yang sama, yaitu sebanyak 44 bayi (91,7%). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan faktor risiko obesitas dengan berat badan lahir pada persalinan aterm (p=1,00; OR = 1,00). Hal ini menunjukkan bahwa ibu hamil dengan obesitas memiliki risiko yang sama dengan ibu hamil normal dalam kejadian berat badan lahir abnormal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, Sp.GK.(K)., dr. Lili Irawati, M. Biomed |
| Uncontrolled Keywords: | Obesitas Kehamilan, Berat Badan Lahir, Persalinan Aterm |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 07:50 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 07:50 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516691 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]