Alfaruq, Daffa Haidar (2025) Persepsi Mahasiswa Program Studi Kedokteran Program Sarjana Universitas Andalas pada Peran Keaktifan Berorganisasi dalam Pembentukan Identitas Profesional. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan abstrak)
Skripsi Daffa cover dan abstrak_siap publish.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text (Bab 1 pendahuluan)
Skripsi Daffa bab 1_siap publish.pdf - Published Version Download (172kB) |
|
|
Text (Penutup)
Skripsi Daffa bab akhir_siap publish.pdf - Published Version Download (36kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Skripsi Daffa daftar pustaka_siap publish.pdf - Published Version Download (177kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Skripsi Daffa full text_siap publish.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Identitas profesional merupakan aspek fundamental yang harus dimiliki mahasiswa kedokteran sebagai calon dokter. Selain proses pendidikan formal, organisasi kemahasiswaan berperan penting dalam membentuk sikap, nilai, dan keterampilan profesional. Penelitian ini bertujuan menggali persepsi mahasiswa kedokteran Universitas Andalas mengenai peran keaktifan berorganisasi dalam pembentukan identitas profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan dipilih menggunakan teknik snowball sampling terdiri dari tujuh mahasiswa aktif angkatan 2022 yang pernah atau sedang mengikuti organisasi kemahasiswaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Colaizzi yang meliputi identifikasi pernyataan bermakna, formulasi makna, pengelompokan tema, hingga penyusunan esensi pengalaman informan. Penelitian menemukan dua tema utama pembentukan identitas profesional melalui keaktifan berorganisasi, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi: (1) persepsi diri sebagai calon dokter, (2) peningkatan kepercayaan diri, (3) kemampuan mengelola emosi dan resiliensi, (4) peningkatan pengetahuan terkait profesi, dan (5) keterampilan personal seperti kepemimpinan, komunikasi, berpikir kritis, tanggung jawab, serta kerja sama. Faktor eksternal terdiri dari: (1) interaksi sosial dengan teman sebaya dan masyarakat, (2) keberadaan role model, (3) lingkungan organisasi yang menyerupai dunia profesi, dan (4) pengalaman berorganisasi termasuk pengabdian masyarakat dan pengelolaan organisasi. Keaktifan berorganisasi terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat dimensi internal dan eksternal identitas profesional mahasiswa kedokteran. Organisasi menjadi wadah pembelajaran non-akademik yang relevan dengan kompetensi profesional dan kesiapan menjadi dokter.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Yulistini, M.Med.Ed; Dr. dr. Malinda Meinapuri, M.Si.Med, AHK |
| Uncontrolled Keywords: | Identitas profesional; keaktifan berorganisasi; mahasiswa kedokteran |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 04:31 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 04:31 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516639 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric