Nadhra, Adibah Hakim (2025) PERBANDINGAN SKOR NYERI PADA PENYEMBUHAN LUKA EPISIOTOMI DENGAN TERAPI PLATELET RICH PLASMA DAN HUMAN AMNIOTIC MEMBRANE. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
[1] Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (520kB) |
|
|
Text (BAB 1 : Pendahuluan)
[2] Pendahuluan.pdf - Published Version Download (314kB) |
|
|
Text (BAB 7 : Penutup)
[3] Penutup.pdf - Published Version Download (292kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
[4] Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (251kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
[5] Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Nyeri perineum menjadi komplikasi yang sering dialami ibu pascapersalinan, terutama akibat episiotomi, dan dapat mengganggu proses pemulihan serta kualitas hidup. Tingginyaaangka kejadian trauma perineum menjadikannya masalah kesehatan maternal yang penting. Terapi biologis seperti Platelet-Rich Plasma (PRP) dan Human Amniotic Membrane (hAM) telah terbukti memiliki potensi untuk mempercepat penyembuhan luka serta mengurangi nyeri melalui efek regeneratif, antiinflamasi, dan angiogenik. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk membandingkan skor nyeri pada penyembuhan luka episiotomi antara terapi PRP dan hAM. Penelitian ini merupakan studi analitik retrospektif dengan desain komparatif yang melibatkan dua kelompok intervensi: PRP dan hAM. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekam medis subjek penelitian. Pada kelompok PRP, intervensi diberikan melalui penyuntikan PRP ke luka perineum, sedangkan pada kelompok hAM, selaput amnion ditempelkan pada luka perineum setelah penjahitan, dengan sisi fetal menghadap permukaan luka. Evaluasi nyeri dilakukan menggunakan skor VAS (Visual Analog Scale) dan diambil data pada hari ke-7 pada kedua kelompok. Analisis dilakukan terhadap data 60 pasien dengan menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian mengenai perbandingan skor nyeri pada penyembuhan luka episiotomi dengan menggunakan terapi PRP dan hAM didapatkan perbedaan yang tidak signifikan secara statistik(p=0,506). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan antara skor nyeri pada penyembuhan luka episiotomi yang menggunakan PRP dan hAM.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Aladin, Sp.OG, Subsp. Obginsos, MPH, FISQua; dr. Lili Irawati, M.Biomed |
| Uncontrolled Keywords: | nyeri, luka perineum, PRP, hAM |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 10 Jan 2026 06:54 |
| Last Modified: | 10 Jan 2026 06:54 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516610 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric