Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Kelas VII di SMPN 20 Padang

Rahmi, Hayati (2025) Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Kelas VII di SMPN 20 Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (596kB)
[img] Text (BAB 7 Penutup)
BAB 7 Penutup.pdf - Published Version

Download (613kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (448kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
skripsi fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri dan berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan reproduksi. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah program suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD). Meskipun cakupan pemberian TTD secara nasional cukup baik, kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di Indonesia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin (Hb) pada remaja putri kelas VII di SMPN 20 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah 98 remaja putri kelas VII Tahun Ajaran 2024/2025 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan teknik total sampling. Data kepatuhan konsumsi TTD diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner Modified Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), sedangkan data kadar hemoglobin diperoleh dari catatan pemeriksaan Hb Puskesmas Rawang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Sebagian responden berusia 11¬−12 tahun (51,0%). Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 20,4% remaja putri mengalami anemia dengan rata-rata kadar hemoglobin adalah 13,56 g/dL. Hampir seluruh responden tidak patuh dalam mengonsumsi TTD (98%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin (p=0,368). Tidak ditemukannya hubungan bermakna antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin dapat dipengaruhi oleh rendahnya variasi kepatuhan konsumsi TTD dan dipengaruhi oleh variabel perancu seperti pola makan, status gizi, dan pola menstruasi. Kata kunci: Anemia, remaja putri, tablet tambah darah, kepatuhan, Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), hemoglobin.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Firdawati, M.Kes, PhD, FISPH, FISCM Dr. Almurdi, DMM, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Anemia; remaja putri; tablet tambah darah; kepatuhan; Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8); hemoglobin
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 12 Jan 2026 04:15
Last Modified: 12 Jan 2026 04:15
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516579

Actions (login required)

View Item View Item