Sri Wahyuni, Handayani (2025) HUBUNGAN CRYPTOSPORIDIUM SPP. BERDASARKAN GEN 18S SSU rRNA DENGAN KADAR INTERLEUKIN-1β SERUM DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI KANKER KOLOREKTAL. S3 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (277kB) |
|
|
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf - Published Version Download (245kB) |
|
|
Text (BAB 7)
Bab 7.pdf - Published Version Download (237kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (286kB) |
|
|
Text
Disertasi-Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Kanker kolorektal merupakan kanker ketiga yang paling sering didiagnosis dan kanker pembunuh kedua secara global. Kasusnya terus meningkat, tanpa diketahui etiologi utamanya hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara infeksi Cryptosporidium spp. dengan kadar interleukin-1β (IL-1β) serum dan gambaran histopatologi kanker kolorektal. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional ini dilakukan bulan April 2023 hingga Februari 2024 pada 34 pasien kanker kolorektal di RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Sampel feses, jaringan dan darah dikumpulkan dari masing-masing pasien. Pemeriksaan Cryptosporidium spp. dilakukan dengan pewarnaan ziehl neelsen, nested PCR dan imunohistokimia, sementara pengukuran kadar IL-1β serum dengan ELISA. Hasil penelitian, prevalensi infeksi Cryptosporidium spp. ditemukan tinggi yaitu 47,06%. Tiga isolat memiliki sekuens yang mirip dengan spesies Cryptosporidium galli. Keberadaan Cryptosporidium spp. terkonfirmasi pada seluruh jaringan yang dinyatakan positif pada feses, yang ditemukan tersebar di epitel, mukosa, submukosa, sampai ke lapisan serosa. Cryptosporidium spp. ditemukan di dalam pembuluh darah usus besar dan tahap perkembangan endogennya ditemukan di dalam submukosa. Kadar IL-1β serum tinggi pada pasien kanker kolorektal (807,3-6.013,8 pg/ml) dengan rerata 1.509,9 pg/ml. Tidak terdapat hubungan antara infeksi Cryptosporidium spp. dengan kadar IL-1β, dan tidak terdapat hubungan antara infeksi Cryptosporidium spp. dengan subtipe histologi kaker kolorektal. Namun kadar IL-1β serum pada pasien kanker kolorektal yang terinfeksi Cryptosporidium spp. lebih tinggi daripada yang tidak terinfeksi. Kesimpulan, infeksi Cryptosporidium spp. pada pasien kanker kolorektal adalah infeksi yang kronis, invasif, aktif dan telah menyebar ke ekstraintestinal. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui peran Cryptosporidium spp. sebagai induktor inflamasi kronis pada kejadian kanker kolorektal.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Djong Hon Tjog, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Cryptosporidium, kanker kolorektal, inflamasi, interleukin-1β, infeksi kronis, infeksi ekstrainstestinal, karsinogenesis |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Pascasarjana (S3) |
| Depositing User: | S3 Ilmu Biomedis |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 03:04 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 03:04 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516487 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric