STUDI TERMODINAMIKA DAN KINETIKA AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, pKa, TOKSISITAS DAN FARMAKOKINETIKA MOLEKUL GOLONGAN FLAVONOID DARI EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata L.)

Pratama, Fikri Ridwan (2025) STUDI TERMODINAMIKA DAN KINETIKA AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, pKa, TOKSISITAS DAN FARMAKOKINETIKA MOLEKUL GOLONGAN FLAVONOID DARI EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata L.). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover + Intisari)
SKRIPSI Fikri watermark untuk e-skripsi-Cover+Intisari.pdf - Published Version

Download (529kB)
[img] Text (BAB I Pendahuluan)
SKRIPSI Fikri watermark untuk e-skripsi-pendahuluan.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (BAB 5)
SKRIPSI Fikri watermark untuk e-skripsi-Bab 5.pdf - Published Version

Download (201kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
SKRIPSI Fikri watermark untuk e-skripsi-Dapus.pdf - Published Version

Download (284kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
SKRIPSI Fikri watermark untuk e-skripsi full + turnitin.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) telah dimanfaatkan oleh masyarakat di daerah tropik dan subtropik sebagai herbal untuk mengobati luka, diare, diabetes dan malaria. Ekstrak daun ini diketahui mengandung flavonoid jenis flavanon. Peneliti sebelumnya telah melakukan penelitian terhadap 3 senyawa yang diekstrak dari daun kirinyuh yaitu odoratenin, isosakuranetin, dan subscandenin yang didapatkan aktivitas antioksidannya yang sangat baik berkisar 7 – 10 μg/mL (<50 μg/mL). Penelitian ini berfokus pada analisis potensi senyawa utama dari ekstrak daun Chromolaena odorata . L sebagai obat melalui penentuan aktivitas antioksidan menggunakan metode pada keadaan dasar Density Functional Theory (DFT)/B3LYP/6-31G dan keadaan tereksitasi Time Dependent-Density Functional Theory (TD-DFT)/B3LYP/6-31G dengan perangkat lunak Gaussian 16 W dan analisis pKa menggunakan program Marvin Sketch serta penentuan toksisitas molekul dengan program OSIRIS Property Explorer. Hasil analisis menunjukkan urutan kereaktifan sebagai berikut: subscandenin > odoratenin > isosakuranetin. Mekanisme pelepasan H radikal lebih mudah berlangsung melalui mekanisme Hydrogen Atom Transfer (HAT), dengan kemampuan subscandenin yang lebih unggul dalam melepaskan atom hidrogen radikal. Berdasarkan analisis regresi multilinear didapatkan nilai Inhibitory Concentration 50% (IC50) teoritik molekul utama dari ekstrak daun Chromolaena odorata L. yang konsisten dengan hasil eksperimental. Molekul utama dari ekstrak daun Chromolaena odorata L. telah memenuhi aturan Lipinski sebagai kandidat obat. Molekul isosakuranetin dan subscandenin memiliki nilai pKa mendekati pH darah yang artinya dapat terionisasi dengan baik di dalam darah dan tidak menimbulkan risiko toksisitas terhadap tubuh, sedangkan molekul odoratenin memiliki nilai pKa yang lebih tinggi dari pH darah dan menimbulkan risiko rendah terhadap pertumbuhan tumor.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Imelda, M.Si; Prof.Dr. Adlis Santoni, M.S
Uncontrolled Keywords: Chromolaena odorata L.; Flavanon; Antioksidan; DFT; Toksisitas.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia
Depositing User: S1 Kimia Kimia
Date Deposited: 09 Jan 2026 02:57
Last Modified: 09 Jan 2026 02:57
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516468

Actions (login required)

View Item View Item