Nofriadl, Roni (2012) Perlindungan Konsumen Dalam Perjanjian Jual Beli Secara Online Melalui Internet (E-Commerce). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (full text)
OK S1 Hukum 2012 Roni Nofriadi 0810112108.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Kegiatan perdagangan di masyarakat telah berkembang sangat pesat. Hal tersebut dipengaruhi salah satunya dengan berkembangnya teknologi yang berbasis internet yang dikenal dengan nama E-Commerce. E-Commerce merupakan bentuk perdagangan yang mempunyai karakteristik tersendiri yaitu perdagangan yang dapat melintasi batas negara, tidak bertemunya penjual dan pembeli, serta media yang dipergunakan berupa internet. Kondisi tersebut di satu sisi sangat menguntungkan konsumen, karena mempunyai banyak pilihan untuk mendapatkan barang dan jasa, tetapi di sisi lain pelanggaran akan hak-hak konsumen sangat riskan terjadi karena karakteristik E-Commerce yang khas. Berkaitan dengan itu sangat diperlukan perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi E-Commerce. Perlindungan hukum terhadap konsumen diatur dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Undang-Undang ini diharapkan dapat menjamin kepastian hukum terhadap konsumen dalam bertransaksi E-Commerce. Sehubungan dengan hal tersebut, dalam skripsi ini diangkat tiga permasalahan yaitu pertama bagaimana tanggung jawab para pihak yang melakukan transaksi E-Commerce, kedua bagaimanakah perlindungan hukum terhadap konsumen yang melakukan transaksi E-Commerce, dan ketiga bagaimana penyelesaian sengketa transaksi E-Commerce. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juga dapat dipakai untuk melindungi konsumen di dalam melakukan transaksi E-Commerce. Masalah perlindungan konsumen sangat identik dengan privasi konsumen. Di dalam E-Commerce, privasi konsumen bisa saja bocor dan dapat digunakan oleh pihak-pihak tertentu demi kepentingan komersial. Hal ini perlu segera diantisipasi demi kenyamanan dan keamanan dalam melakukan transaksi E-Commerce. Berdasarkan pembahasan terhadap hasil penelitian dapat dikemukakan, pertama bahwa tanggung jawab para pihak dalam transaksi E-Commerce sangat penting untuk dilakukan untuk menghindari kerugian yang dapat ditimbulkan di kemudian hari. Kedua, perlindungan hukum terhadap konsumen sangat penting karena ini menyangkut kenyamanan dan keamanan dalam melakukan transaksi. Ketiga, penyelesaian sengketa akibat dari transaksi ini mempunyai dua cara, yaitu litigasi dan non-litigasi yang bisa dipilih oleh para pihak sesuai dengan kehendak para pihak yang telah melakukan transaksi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Dahlil Marjon, S.H., M.H.; M. Hasbi, S.H,. M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | - |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | M.Daffa Hailkal PKL UIN IB 2026 |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 06:27 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 06:27 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516436 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]