Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Sungkai (Peronema Canescens Jack.) Terhadap Kadar Alkaline Phosphatase Serum Tikus Model Diabetes Melitus

Alghani, Farhan Aqsha (2025) Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Sungkai (Peronema Canescens Jack.) Terhadap Kadar Alkaline Phosphatase Serum Tikus Model Diabetes Melitus. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Text (Cover&Abstrak).pdf - Published Version

Download (117kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
Text (BAB 1 Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (158kB)
[img] Text (BAB 7 Penutup)
Text (BAB 7 Penutup).pdf - Published Version

Download (134kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (230kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Text (Skripsi Full Text).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia berat dan dapat meningkatkan stres oksidatif pada sel hati yang bisa meningkatkan kadar alkaline phosphatase (ALP) di dalam serum darah. Daun sungkai (Peronema canescens Jack.) memiliki beberapa senyawa flavonoid yang tinggi sebagai antioksidan, antiinflamasi dan hepatoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian ekstrak daun sungkai terhadap kadar ALP serum pada tikus model diabetes melitus. Penelitian dilakukan dalam rentang bulan Juli sampai November 2025 menggunakan 30 ekor tikus Wistar Jantan yang dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+), kelompok glibenklamid (GLI) yang mendapatkan intervensi glibenklamid 5 mg/KgBB, dan tiga kelompok uji (P1, P2, P3) yang secara berurutan mendapatkan ekstrak daun sungkai sebanyak 150 mg/KgBB, 300 mg/KgBB, dan 600 mg/KgBB. Tikus kelompok negatif (K-) hanya diberikan diet standar, sedangkan kelompok tikus (GLI, P1, P2, P3) masing-masing mendapatkan induksi aloksan 100 mg/KgBB. Penelitian ini menggunakan true experimental dengan posttest-only control group yang mana di hari ke-30 dilakukan pengambilan data kadar ALP serum di seluruh kelompok tikus. Pengolahan data dianalisis melalui One Way ANOVA dan Post Hoc Least Significant Differences. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun sungkai (P1, P2, P3) dan glibenklamid (GLI) dapat menurunkan kadar ALP di dalam serum darah. Dari seluruh kelompok uji, kelompok P3 dosis 600 mg/KgBB memiliki efek paling optimal dalam menurunkan kadar ALP kembali menjadi normal. Dari penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun sungkai terhadap penurunan kadar ALP serum darah pada tikus model diabetes melitus.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dra. Elmatris, Sy, MS; dr. Rauza Sukma Rita, PhD
Uncontrolled Keywords: Daun Sungkai; Alkaline Phosphatase dan Diabetes Melitus
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 07 Jan 2026 08:25
Last Modified: 07 Jan 2026 08:25
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516339

Actions (login required)

View Item View Item