ISOLASI DAN ANALISIS MINYAK ATISIRI KULIT BUAH JERUK PURUT (Citrus hystrix DC.) SERTA UJI AKTIVITAS INSEKTISIDA TERHADAP LARVA Crocidolomia pavonana F. HAMA TANAMAN KUBIS

Syazwina, Halwanisa (2025) ISOLASI DAN ANALISIS MINYAK ATISIRI KULIT BUAH JERUK PURUT (Citrus hystrix DC.) SERTA UJI AKTIVITAS INSEKTISIDA TERHADAP LARVA Crocidolomia pavonana F. HAMA TANAMAN KUBIS. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover + Abstrak.pdf - Published Version

Download (230kB)
[img] Text (BAB I. Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (167kB)
[img] Text (BAB V. Penutup)
BAB V Penutup.pdf - Published Version

Download (156kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (152kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
TA Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Jeruk purut (Citrus hystrix DC.) merupakan golongan tanaman yang dari famili Rutaceae yang memiliki banyak manfaat dan dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Bagian daun dan buahnya telah banyak dimanfaatkan dalam berbagai hal, dan bagian kulit buah pun telah dimanfaatkan juga dalam aplikasi pengobatan dan pengendalian hama. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komponen kimia dari minyak atsiri yang diisolasi dari kulit buah jeruk purut (Citrus hystrix DC.) serta aktivitasnya sebagai insektisida terhadap larva Crocidolomia pavonana F. yang merupakan hama tanaman kubis dari parameter mortalitas, antifeedant, dan lama perkembangan. Kulit buah jeruk purut diambil buahnya dari Simawang, Kabupaten Tanah Datar dan minyak atsiri diperoleh dengan metode hidrodistilasi yang kemudian diidentifikasi kandungan senyawanya menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Minyak atsiri yang diperoleh yaitu sebanyak 11,8 mL dengan massa jenis sebesar 0,908 g/mL, serta mengandung 66 senyawa dengan tiga senyawa utamanya yaitu isopulegol (14,33%), phytol (10,77%), dan benzocycloheptenone (9,53%). Hasil uji aktivitas insektisida menunjukkan bahwa minyak atsiri kulit buah jeruk purut mampu menyebabkan mortalitas larva Crocidolomia pavonana F. sebanyak 92%, penghambatan makan (antifeedant) 74,15% yang termasuk kategori sedang, dan penghambatan lama perkembangan selama 1,30 hari (instar 2 – 3) dan 1,22 hari (instar 2 – 4). Nilai LC50 minyak atsiri kulit buah jeruk purut terhadap larva Crocidolomia pavonana F. senilai 1,2%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri yang diisolasi dari kulit buah Citrus hystrix DC. memiliki potensi insektisida yang signifikan dan dapat menjadi sumber senyawa bioaktif yang menjanjikan untuk pengembangan pestisida nabati.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Adlis Santoni; Prof. Dr. Afrizal
Uncontrolled Keywords: Citrus hystrix DC., minyak atsiri, aktivitas insektisida, LC50, Crocidolomia pavonana F.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia
Depositing User: S1 Kimia Kimia
Date Deposited: 09 Jan 2026 03:06
Last Modified: 09 Jan 2026 03:06
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516308

Actions (login required)

View Item View Item