DICKY, LESMANA (2025) HUBUNGAN KADAR GLIAL FIBRILLARY ACIDIC PROTEIN SERUM DENGAN SKOR NIHSS DAN ICH SCORE PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK. Spesialis thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (365kB) |
|
|
Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (252kB) |
|
|
Text (Bab Kesimpulan dan Saran)
BAB KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version Download (219kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (240kB) |
|
|
Text (Full Teks)
FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
HUBUNGAN KADAR GLIAL FIBRILLARY ACIDIC PROTEIN SERUM DENGAN SKOR NIHSS DAN ICH SCORE PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK ABSTRAK Latar Belakang: Stroke hemoragik, khususnya intracerebral hemorrhage (ICH), merupakan salah satu penyebab utama mortalitas dan morbiditas dengan outcome yang lebih buruk dibandingkan stroke iskemik. Penilaian keparahan ICH umumnya menggunakan National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) dan ICH score. Glial fibrillary acidic protein (GFAP) merupakan protein astrosit yang dilepaskan ke sirkulasi akibat kerusakan jaringan glial dan diketahui meningkat pada berbagai jenis stroke, dengan konsentrasi yang umumnya lebih tinggi pada ICH. Peneliatian ini bertujuan mengetahui potensi GFAP sebagai indikator derajat keparahan dan luaran klinis pada ICH. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain crosssectional pada pasien stroke hemoragik yang dirawat di instalasi rawat inap RSUP Dr. M. Djamil Padang pada Februari hingga Juli 2025. Kadar GFAP serum diukur menggunakan metode ELISA, sedangkan derajat keparahan dan mortalitas pasien dinilai dengan NIHSS dan ICH score. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji one way ANOVA atau Kruskal-Wallis untuk hubungan GFAP dengan NIHSS, serta uji korelasi Pearson atau Spearman untuk hubungan GFAP dengan ICH score. Hasil: Mayoritas subjek berada pada derajat keparahan sedang berdasarkan skor NIHSS (48,57%). Median kadar GFAP serum adalah 3,41 ng/mL (1,75–17,7). Analisis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kadar GFAP pada ketiga derajat keparahan NIHSS (p=0,001), terutama antara kelompok ringan–berat (p=0,002) dan sedang–berat (p=0,001). Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif signifikan antara kadar GFAP dan ICH score (p=0,000; r=0,481). Selain itu, kadar GFAP juga lebih tinggi secara bermakna pada pasien dengan volume perdarahan >30 cc dibandingkan ≤30 cc (median 7,29 vs 3,24 ng/mL; p=0,000). Kesimpulan: Kadar GFAP serum berhubungan signifikan dengan skor NIHSS, ICH score, dan volume perdarahan pada pasien stroke hemoragik. Hasil ini mendukung penggunaan GFAP sebagai biomarker untuk menilai keparahan dan prognosis stroke hemoragik.
| Item Type: | Thesis (Spesialis) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Syarif Indra, Sp.N,Subsp.NIIOO (K) ; Dr. dr. Restu Susanti, Sp.N, Subsp.NN (K), M.Biomed |
| Uncontrolled Keywords: | Stroke hemoragik, glial fibrillary acidic protein, NIHSS, ICH score |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Sp-1 Neurologi |
| Depositing User: | Sp-1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 07:41 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 07:41 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516270 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]