PERBEDAAN RERATA KADAR KIDNEY INJURY MOLECULE-1 (KIM-1) URIN PADA KEHAMILAN NORMAL, PREEKLAMSIA AWITAN DINI DAN LAMBAT DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

SILVIA, HENI MORENA (2025) PERBEDAAN RERATA KADAR KIDNEY INJURY MOLECULE-1 (KIM-1) URIN PADA KEHAMILAN NORMAL, PREEKLAMSIA AWITAN DINI DAN LAMBAT DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG. Spesialis thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (414kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (253kB)
[img] Text (bab Akhir)
BAB Akhir Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version

Download (178kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (238kB)
[img] Text (Full Teks)
TESIS FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK PERBEDAAN RERATA KADAR KIDNEY INJURY MOLECULE-1 (KIM1) URIN PADA KEHAMILAN NORMAL, PREEKLAMSIA AWITAN DINI DAN LAMBAT DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG 1Silvia H. Morena, 2Vaulinne Basyir, 3Husna Yetti 1Bagian Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ RSUP Dr. M.Djamil, Padang 2Subbagian Fetomaternal, Bagian Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ RSUP Dr. M.Djamil, Padang 3Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ RSUP Dr. M.Djamil, Padang Pendahuluan: Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi hipertensi pada kehamilan yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian maternal. Kidney Injury Molecule-1 (KIM-1) telah diidentifikasi sebagai biomarker potensial untuk mendeteksi cedera ginjal dan diprediksi memiliki peran dalam patogenesis preeklamsia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar KIM-1 urin pada kehamilan normal, preeklamsia awitan dini, dan preeklamsia awitan lambat di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional comparative study dengan total 72 sampel ibu hamil yang terdiri dari 24 ibu hamil dengan kehamilan normal, 24 ibu dengan preeklamsia awitan dini, dan 24 ibu dengan preeklamsia awitan lambat. Pengukuran kadar KIM-1 urin dilakukan menggunakan metode ELISA di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Hasil: Rata-rata kadar KIM-1 urin pada kelompok kehamilan normal adalah 2,834 ± 0,957 ng/mL, kelompok preeklamsia awitan dini 2,659 ± 1,175 ng/mL, dan kelompok preeklamsia awitan lambat 2,694 ± 0,978 ng/mL. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam kadar KIM-1 urin antara ketiga kelompok (p > 0,05). Diskusi: Usia ibu yang lebih tua, terutama di atas 35 tahun, diketahui sebagai salah satu faktor risiko penting untuk preeklamsia karena berkaitan dengan penurunan kualitas sel telur serta peningkatan prevalensi kondisi medis kronis seperti hipertensi dan diabetes yang dapat memengaruhi kehamilan. Selain itu, wanita yang lebih tua juga memiliki risiko lebih tinggi terhadap komplikasi kehamilan lain seperti kehamilan ganda atau riwayat penyakit kehamilan sebelumnya, yang dapat memicu terjadinya preeklamsia. Dari segi paritas, ibu primipara lebih sering ditemukan pada kelompok preeklamsia dibandingkan kehamilan normal, yang menunjukkan bahwa status paritas dapat memengaruhi kejadian preeklamsia. Kidney Injury Molecule-1 (KIM-1) merupakan biomarker khas untuk kerusakan ginjal akut, namun pada kondisi preeklamsia, kerusakan ginjal cenderung bersifat subklinis atau kronis, sehingga peningkatan kadar KIM-1 mungkin tidak cukup menonjol untuk menunjukkan perbedaan yang signifikan. Selain itu, ukuran sampel yang kecil dan variabilitas antar individu juga dapat memengaruhi kemampuan statistik dalam mendeteksi perbedaan kadar biomarker ini. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi biomarker tambahan atau kombinasi beberapa biomarker guna mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai preeklamsia. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan signifikan kadar KIM-1 urin pada kehamilan normal, preeklamsia awitan dini, dan preeklamsia awitan lambat. Penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan metode yang lebih spesifik diperlukan untuk mengeksplorasi potensi KIM-1 sebagai biomarker preeklamsia.

Item Type: Thesis (Spesialis)
Supervisors: Dr. dr. Vaulinne Basyir, Sp. OG, Subsp. K.Fm ; dr. Husna Yetti, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Preeklamsia, KIM-1 urin, biomarker, kehamilan normal, preeklamsia awitan dini, preeklamsia awitan lambat
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > Sp-1 Obstetrik dan Ginekologi
Depositing User: Sp-1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 06 Jan 2026 07:37
Last Modified: 06 Jan 2026 07:37
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516262

Actions (login required)

View Item View Item