Hubungan Nilai INR dan Jumlah Trombosit dengan Lama Rawatan pada Pasien SIrosis Hepatis dengan Ruptur Varises Esofagus di RSUP Dr. M. Djamil Padang

Ghaisani, Atikah Nabila (2025) Hubungan Nilai INR dan Jumlah Trombosit dengan Lama Rawatan pada Pasien SIrosis Hepatis dengan Ruptur Varises Esofagus di RSUP Dr. M. Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Text (Cover dan Abstrak).pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Text (Bab 1 Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (159kB)
[img] Text (Bab 7 Penutup)
Text (Bab 7 Penutup).pdf - Published Version

Download (107kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (125kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Text (Skripsi Full Text).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Sirosis hepatis adalah penyakit hati kronis yang dapat menyebabkan komplikasi berupa ruptur varises esofagus, yang berisiko menimbulkan perdarahan saluran cerna dan memperpanjang lama rawatan. Lama rawatan pasien sirosis hepatis dengan perdarahan dipengaruhi oleh derajat gangguan fungsi hati dan gangguan hemostasis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai INR dan jumlah trombosit dengan lama rawatan pada pasien sirosis hepatis dengan ruptur varises esofagus di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling sehingga terpilih 60 pasien sesuai kriteria inklusi. Data bersumber dari rekam medis dan diolah dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan pasien sirosis hepatis rerata pada kelompok pra lanjut usia (53,3%), berjenis kelamin laki-laki (75%), dan mengalami pemanjangan durasi rawatan atau ≥ 11 hari (51,7%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara nilai INR dengan lama rawatan (p = 0,019), sedangkan jumlah trombosit tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan lama rawatan (p = 0,668). Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai INR dapat dijadikan sebagai indikator untuk memprediksi lama rawatan pada pasien sirosis hepatis dengan ruptur varises esofagus, sementara jumlah trombosit tidak dapat digunakan sebagai prediktor karena tidak menunjukkan hubungan signifikan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Rudy Afriant, dr., Sp.PD-KHOM, FINASIM; Elfira Yusri, dr., MMRS, Sp.PK(K)
Uncontrolled Keywords: INR; Trombosit; Lama Rawatan; Sirosis Hepatis; Varises Esofagus
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 30 Dec 2025 07:52
Last Modified: 30 Dec 2025 07:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516238

Actions (login required)

View Item View Item