Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik, dan Karakteristik Cairan Rumen In Vitro Sorgum Mutan BMR (Sorghum bicolor L. Moench) dengan Aplikasi Pupuk Organik pada Ratun Pertama

Rianti, Mei Yudha (2025) Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik, dan Karakteristik Cairan Rumen In Vitro Sorgum Mutan BMR (Sorghum bicolor L. Moench) dengan Aplikasi Pupuk Organik pada Ratun Pertama. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Sampul dan Abstrak)
Sampul dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (322kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (307kB)
[img] Text (BAB V Penutup)
BAB V Penutup.pdf - Published Version

Download (202kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (343kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text Mei.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengurangi penggunaan pupuk NPK dan aplikasi pupuk organik dari Mikroorganisme Lokal (MOL) feses sapi terhadap kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, dan karakteristik cairan rumen (pH, VFA, NH3) secara in vitro pada sorgum mutan brown midrib ratun pertama. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (tanpa pupuk NPK dan MOL feses sapi, kontrol negatif), P1 (Pupuk NPK dosis 100% rekomendasi, kontrol positif), P2 (Pupuk NPK dosis 50%, dan MOL feses sapi 20 ml/lubang tanam), P3 (MOL feses sapi 20 ml/lubang tanam). Peubah yang diukur yaitu kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, dan karakteristik cairan rumen (pH, VFA, NH3) secara in vitro. Hasil analisa ragam menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap KcBK berkisar antara 67,88% – 70,57%, KcBO 68,95% – 71,78%, pH 7,21°C – 7,28°C, VFA 116,25 – 121,25 mM, dan NH3 21,25 – 22,53 mg/100ml. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa budidaya tanaman sorgum mutan BMR ratun pertama tanpa aplikasi pupuk NPK dan MOL feses sapi dengan nilai KcBK 69,86%, KcBO 69,86%, pH 7,21, VFA 116,25 Mm, dan NH3 22,10 mg/100ml mampu mempertahankan kualitas kecernaan dan hasil fermentasi rumen.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Riesi Sriagtula, S.Pt, MP. IPU; Prof. Dr. Ir. Yose Rizal, M.Sc
Uncontrolled Keywords: In vitro; mikroorganisme lokal; pupuk organik; ratun; Sorgum mutan BMR
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan > S2 Ilmu Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 30 Dec 2025 08:00
Last Modified: 30 Dec 2025 08:00
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516226

Actions (login required)

View Item View Item