KARAKTERISTIK DAN RESPON ESTRUS KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) DARA SETELAH SINKRONISASI MENGGUNAKAN CIDR DAN KOMBINASI CIDR - PGF2α

PASARIBU,, ARDHANI HASNAN (2025) KARAKTERISTIK DAN RESPON ESTRUS KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) DARA SETELAH SINKRONISASI MENGGUNAKAN CIDR DAN KOMBINASI CIDR - PGF2α. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover&astrak)
Text (Cover & Abstrak).pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text
Text (BAB 1).pdf

Download (2MB)
[img] Text
Text (KESIMPULAN).pdf

Download (2MB)
[img] Text
Text (DAFTAR PUSTAKA).pdf

Download (2MB)
[img] Text
Text (FULL SKRIPSI).pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan karakteristik respon estrus kambing Peranakan Etawa (PE) dara setelah sinkronisasi menggunakan Controlled Internal Drug Release (CIDR) dan kombinasi CIDR dengan Prostaglandin F2α (PGF2α). Empat belas ekor kambing PE dara dengan bobot rata rata 25,70 ± 2,69 kg dibagi menjadi dua kelompok perlakuan: (P1) implantasi CIDR selama 12 hari, dan (P2) implantasi CIDR selama 12 hari dengan injeksi PGF2α pada hari ke-10. Parameter yang diamati meliputi gejala klinis estrus (perubahan vulva, lendir, tingkah laku), suhu vagina, gambaran kristalisasi lendir vagina (ferning), dan sitologi ulas vagina. Pengamatan dilakukan setiap 12 jam selama 54 jam setelah pencabutan CIDR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% kambing pada kedua kelompok menunjukkan respon estrus. Analisis statistik menggunakan repeated measure ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan (P > 0,05) pada intensitas skor estrus antara perlakuan P1 dan P2 , namun terdapat perbedaan yang sangat signifikan dari waktu ke waktu (P < 0,05). Gambaran ferning mulai teramati pada jam ke-24 dan mencapai 100% pada kedua kelompok pada jam ke-48 setelah pencabutan CIDR. Analisis sitologi vagina menunjukkan peningkatan proporsi sel superfisial yang mencapai puncaknya pada jam ke-48 pada kedua kelompok, menandakan fase estrus. Disimpulkan bahwa kedua protokol sinkronisasi, baik menggunakan CIDR tunggal maupun kombinasi CIDR-PGF2α, sama-sama efektif dalam menyerentakkan estrus pada kambing PE dara, meskipun tidak ditemukan perbedaan efektivitas yang signifikan antara keduanya. Kata Kunci: Kambing Peranakan Etawa, Sinkronisasi Estrus, CIDR, PGF2α, Respon Estrus, Ferning, Sitologi Vagina

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Hendri, M.S. Ananda, S.Si., M.Si.
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 31 Dec 2025 03:17
Last Modified: 31 Dec 2025 03:17
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516225

Actions (login required)

View Item View Item