Milanisti, Siti Alya (2025) Pengetahuan Pekerja Perempuan Terhadap Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja (Studi Kasus Pekerja Perempuan Anggota Fspmi di Kawasan Batamindo Industrial Park Kota Batam). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER_ABSTRAK_merged.pdf - Published Version Download (332kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version Download (205kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB 5 (kesimpulan dan saran).pdf - Published Version Download (98kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (220kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI FULL SITI ALYA MILANISTI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pelecehan seksual di lingkungan kerja merupakan masalah serius yang mengganggu kesehatan mental, kenyamanan, dan produktivitas pekerja perempuan. Kota Batam sebagai kawasan industri dengan dominasi tenaga kerja perempuan menghadirkan kerentanan tinggi terhadap kekerasan berbasis gender, sehingga pemahaman pekerja dan peran serikat menjadi faktor penting pencegahan dan penanganan kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan pekerja perempuan anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Batamindo Industrial Park mengenai pelecehan seksual di tempat kerja serta menganalisis peran serikat pekerja dalam melindungi anggotanya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap informan kunci dan biasa yang dipilih secara purposif. Kemudian, data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan konsep dan teori antropologi kognitif Ward Goodenough, yang telah dielaborasi oleh Wassman dan Bender. Hasil penelitian menunjukkan pekerja perempuan mampu mengenali bentuk pelecehan seksual fisik, verbal, gestur, digital, dan pengalaman subjektif korban, namun tingkat pemahaman dan responsnya beragam akibat latar pendidikan, keluarga, interaksi media sosial, pengalaman pribadi, dan keterlibatan dalam serikat pekerja. Budaya patriarki dan ketimpangan relasi kuasa membuat sebagian pekerja menormalkan pelecehan atau enggan melapor, maka dari itu serikat FSPMI berperan meningkatkan kesadaran dan keberanian untuk melapor bagi para anggotanya. Penelitian ini menegaskan pelecehan seksual di tempat kerja sebagai fenomena struktural yang dipengaruhi nilai budaya dan sistem sosial, sehingga peningkatan pengetahuan pekerja perempuan dan penguatan peran serikat pekerja menjadi langkah kunci menciptakan lingkungan kerja yang aman, setara, dan bebas pelecehan seksual.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Sri Setiawati, M.A; Jonson Handrian Ginting, M.A |
| Uncontrolled Keywords: | Pekerja Perempuan; Pelecehan Seksual; FSPMI; Batamindo Industrial Park |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial |
| Depositing User: | S1 Antropologi Sosial |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 03:08 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 03:08 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/515749 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]