Anjeli, Dea (2025) KARAKTERISASI NANOPARTIKEL TEMBAGA OKSIDA (CuONPs) HASIL GREEN SYNTHESIS MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN BUNGA KERTAS (BOUGAINVILLEA) SEBAGAI REDUKTOR UNTUK APLIKASI FILM TIPIS. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version Download (317kB) |
![]() |
Text (Bab 1 Pendahuluan)
pendahuluan.pdf - Published Version Download (207kB) |
![]() |
Text (Bab 5 Penutup)
bab 5.pdf - Published Version Download (194kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
dapus.pdf - Published Version Download (202kB) |
![]() |
Text (Full Text)
full text_fix.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Telah dilakukan penelitian mengenai sintesis nanopartikel tembaga oksida (CuONP) menggunakan ekstrak daun bunga kertas (Bougainvillea) sebagai agen pereduksi alami untuk aplikasi pada lapisan tipis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun Bougainvillea dalam pembentukan nanopartikel tembaga serta mengevaluasi karakteristik lapisan tipis yang dihasilkan. Sintesis dilakukan dengan metode green synthesis menggunakan variasi perbandingan ekstrak daun dengan larutan Cu(NO₃)₂, yaitu 1:1, 1:2, 1:3, 1:4, dan 1:5. Karakterisasi dilakukan menggunakan UV-Vis spektroskopi untuk menentukan nilai absorbansi dan celah pita energi (band gap ), X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal, serta Scanning Electron Microscope (SEM) untuk melihat morfologi permukaan. Uji transmitansi lapisan tipis dilakukan menggunakan UV-Vis. Hasil menunjukkan bahwa nanopartikel tembaga memiliki puncak serapan pada panjang gelombang 360 nm, dengan nilai band gap berada dalam rentang 2,71 eV sampai 2,94 eV. Analisis XRD mengindikasikan ukuran kristal CuO berkisar antara 15,6–84,3 nm dengan struktur cubic, sedangkan ukuran kristal Cu(NO₃)₂ berada dalam rentang 26,6–44,1 nm dengan struktruk orthorhombic. SEM menunjukkan rata-rata ukuran nanopartikel tembaga pada variasi sampel 1:1 adalah 122,15 nm. Nanopartikel tembaga oksida yang dihasilkan memiliki morfologi yang tidak beraturan (irregular). Persentase transmitansi dari lapisan tipis adalah dengan rentang 5% sampai dengan 75%, yang menandakan bahwa lapisan dengan komposisi tersebut berpotensi digunakan sebagai material pelapis optik
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Dr. Dedi Mardiansyah |
Uncontrolled Keywords: | Daun bunga kertas; green synthesis; nanopartikel tembaga; lapisan tipis |
Subjects: | Q Science > QC Physics |
Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Fisika |
Depositing User: | S1 Fisika Fisika |
Date Deposited: | 29 Aug 2025 07:24 |
Last Modified: | 29 Aug 2025 07:24 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/507686 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |