Elisa, Tasya Putri Pratama (2025) EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) SEBAGAI ANTIKANKER KOLOREKTAL TERHADAP SEL HCT 116. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan abstrak)
COVER-ABSTRAK.pdf - Published Version Download (322kB) |
![]() |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (305kB) |
![]() |
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version Download (285kB) |
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (334kB) |
![]() |
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT (2).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kanker merupakan penyakit genetik yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang berkembang di kolon ataupun rektum. Kanker kolorektal disebabkan oleh adenokarsinoma yang berasal dari jaringan kelenjar. Kanker kolorektal akan mengekspresikan Cyclooxygenases-2 (COX-2) yang berlebihan, COX-2 hanya sedikit diekspresikan di dalam jaringan normal, namun meningkat pada jaringan inflamasi. Bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill) Urb.) merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan. Bawang dayak memiliki senyawa bioaktif flavonoid, fenolik dan triterpenoid yang efektif sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk melihat senyawa bioaktif ekstrak bawang dayak sebagai antikanker kolorektal secara in vitro dan in silico. Ekstrak bawang dayak didapatkan melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Studi in vitro melalui uji sitotoksisitas dilakukan dengan metode Microculture Tetrazolium Technique Assay (MTT Assay) terhadap sel HCT 116 dengan variasi konsentrasi ekstrak 1000; 500; 250; 125; 62,5 dan 31,25 µg/mL. Dilakukan uji Gas Chromatography - Mass Spectrometry (GC-MS) untuk mengetahui senyawa bioaktif ekstrak bawang dayak dan dilanjutkan analisis menggunakan pass online, toksisitas dan lipinski rules. Studi molecular docking dilakukan dengan menargetkan protein COX-2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill) Urb.) memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel HCT 116 dengan nilai IC50 288,40 µg/mL yang dikategorikan sebagai sitotoksik lemah, sebanyak 10 senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antikanker kolorektal. Senyawa bioaktif squalene memiliki potensi antikanker sebagai inhibitor COX-2, dengan binding affinity -9,356 kkcal.mol-1 lebih elektronegatif dibandingkan native ligan COX-2 (1 Phenylsulfonamide-3-Trifluoromethyl-5 Parabromophenylpyrazole).
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Rita Maliza S.Si, M.Si, Ph.D; dr. Tofrizal SpPA, M.Biomed, Ph.D |
Uncontrolled Keywords: | Antikanker; Bawang Dayak; HCT 116; Kanker kolorektal; Molecular Docking |
Subjects: | Q Science > QM Human anatomy |
Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi |
Depositing User: | S1 Biologi Unand |
Date Deposited: | 29 Aug 2025 07:29 |
Last Modified: | 29 Aug 2025 07:29 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/507561 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |