HUBUNGAN RUPTUR PERINEUM DENGAN FUNGSI SEKSUAL PADA WANITA SETELAH MENJALANI PERSALINAN PERVAGINAM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH TAHUN 2025

Salsa, Bila Karsa (2025) HUBUNGAN RUPTUR PERINEUM DENGAN FUNGSI SEKSUAL PADA WANITA SETELAH MENJALANI PERSALINAN PERVAGINAM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH TAHUN 2025. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak salsabila.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
bab 1 salsabila.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (bab 7 Penutup)
bab 7 penutup salsabila.pdf - Published Version

Download (693kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar pustaka salsabila.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi full text)
skripsi fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Ruptur perineum dapat menyebabkan turunnya kekuatan otot dasar panggul yang dapat berpengaruh terhadap fungsi seksual ibu setelah melahirkan. Jika tidak mendapatkan penanganan yang baik bisa memengaruhi kualitas hidupnya. Penelitian yang dilakukan menggunakan desain kuantitatif dengan metode cross sectional, responden akan dipilih melalui teknik pengambilan sampel purposive sampling. Fungsi seksual wanita diukur menggunakan instrumen FSFI. Proses pengolahan data menggunakan uji Chi-square untuk mengetahui hubungan secara statistik. Penelitian ini melibatkan 46 orang, jumlah responden yang mengalami gangguan fungsi seksual 25 orang (54,3%). Dalam penelitian ini didapatkan hasil sebagian besar responden dengan ruptur perineum cenderung mengalami gangguan fungsi seksual sebanyak 19 orang (82,6%) dan sebagian besar responden yang tidak mengalami ruptur perineum tidak mengalami gangguan fungsi seksual sebanyak 17 orang (73,9%). Dalam penelitian ini juga didapatkan responden yang tidak mengalami ruptur perineum namun mengalami gangguan fungsi seksual sebanyak 26,1% dan responden yang mengalami ruptur perineum tapi tidak mengalami gangguan fungsi seksual, hal ini mengindikasikan bahwa selain ruptur perineum ada faktor lain yang dapat memengaruhi fungsi seksual wanita setelah melahirkan diantaranya usia, paritas dan juga pendidikan. Berdasarkan hasil uji statistic dengan uji chi-square didapatkan nilai p = 0,001 (p<0,05) Berdasarkan penelitian bisa diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara ruptur perineum dengan fungsi seksual wanita setelah melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Pauh.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Puja Agung Antonius, Sp.OG, Subs. Onk (K); Henni Fitria, SST., M. Keb
Uncontrolled Keywords: Ruptur perineum, gangguan fungsi seksual wanita, kesehatan seksual
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 29 Aug 2025 09:04
Last Modified: 29 Aug 2025 09:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/507337

Actions (login required)

View Item View Item