Setiawan, Harris (2025) Penggunaan Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Terhadap Total Koloni Bakteri Kerabang Telur Puyuh, Mortalitas, dan Daya Tetas. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
COVER HARRIS.pdf - Published Version Download (938kB) |
![]() |
Text (BAB 1)
BAB 1 HARRIS.pdf - Published Version Download (1MB) |
![]() |
Text (BAB 5)
BAB 5 HARRIS.pdf - Published Version Download (386kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
DAPUS HARRIS.pdf - Published Version Download (1MB) |
![]() |
Text (Skripsi Full)
Full Skripsi .pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antiseptik alami ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) terhadap total koloni bakteri kerabang telur, daya tetas dan mortalitas pada penetasan telur puyuh. Telur yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 315 butir telur fertil burung puyuh. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data secara deskriptif, khusus untuk total koloni bakteri menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan membandingkan masing-masing nilai persentase dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari A (antiseptik komersil), B (ekstrak daun jambu biji 10%), C (ekstrak daun jambu biji 20%), D (ekstrak daun jambu biji 30%), E (tanpa perlakuan). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah total koloni bakteri kerabang telur, daya tetas dan mortalitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun jambu Berpengaruh sangat nyata ( P<0,01) terhadap total koloni bakteri pada cangkang telur puyuh. Antiseptik daun jambu biji 30% mendapatkan rataan sebesar 6,06 log cfu/cm2 kerabang. Sedangkan untuk daya tetas dan mortalitas mendapatkan hasil pada konsentrasi 20% yaitu daya tetas 88% dan mortalitas 12% pada penetasan telur puyuh. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengelapan pada cangkang telur puyuh menggunakan antiseptik ekstrak daun jambu biji dengan konsentrasi 30% memberikan pengaruh sangat nyata menurunkan total koloni bakteri namun kecenderungan angka terbaik terdapat pada penggunaan ekstrak daun jambu biji dengan konsentrasi 20% yang di lihat dari daya tetas dan mortalitas.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Antiseptik, Daya tetas, Jambu biji , Mortalitas,Total koloni bakteri |
Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
Divisions: | Fakultas Peternakan > S1 Peternakan |
Depositing User: | S1 Peternakan Peternakan |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 07:43 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 07:43 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506987 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |