Adilla, Zahra (2025) Kajian Life Cycle Assessment Pada Sistem Pengelolaan Sampah Kota Payakumbuh. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (289kB) |
![]() |
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I.pdf - Published Version Download (254kB) |
![]() |
Text (BAB 5 PENUTUP)
BAB 5.pdf - Published Version Download (194kB) |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (247kB) |
![]() |
Text (FULL TEXT)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Sistem pengelolaan sampah di Kota Payakumbuh saat ini masih menghadapi tantangan dalam penerapan prinsip keberlanjutan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, khususnya terkait teknologi pengolahan dan metode pemrosesan akhir. Penelitian ini bertujuan menentukan skenario terbaik dalam sistem pengelolaan sampah melalui pendekatan Life Cycle Assessment (LCA), dengan batasan sistem yang dikaji cradle to grave menggunakan metode CML-IA dengan kategori dampak yang dikaji mencakup Global Warming Potential (GWP) yang menggambarkan potensi pemanasan global, Acidification Potential (AP) menunjukkan potensi pengasaman, dan Eutrophication Potential (EP) menggambarkan potensi eutrofikasi. Penelitian ini dilakukan terhadap tiga skenario: skenario 0 (kondisi eksisting, dengan rotary kiln manual di TPS 3R dan pengomposan bokashi di rumah kompos), skenario 1 (mengacu pada Perencanaan Teknik dan Manajemen Persampahan/PTMP 2023, menggunakan rotary kiln dengan mesin pemutar di TPS 3R dan rumah kompos), dan skenario 2 (modifikasi skenario 1 dengan mengganti rotary kiln menjadi metode takakura). Proyeksi timbulan sampah tahun 2025 digunakan secara seragam untuk memastikan perbandingan setara. Hasil menunjukkan skenario 2 mempunyai dampak lingkungan terendah: 1.445.933.938,34 kg CO₂-eq (GWP), 3.303.107,55 kg SO₂-eq (AP), dan 2.734.861,71 kg PO₄-eq (EP). Hal ini dikarenakan penggunaan pengomposan takakura yang hemat energi, lebih sederhana, dan berbasis masyarakat sehingga memberikan kontribusi dalam menurunkan dampak lingkungan. Dampak terbesar bersumber dari landfill, terutama pada skenario 0 yang menggunakan sistem open dumping dan menghasilkan emisi CH4 serta lindi tinggi, sedangkan skenario 1 dan 2 diterapkan sistem controlled landfill. Pemilihan metode pengolahan yang minim emisi dapat menjadi salah satu upaya dalam menurunkan dampak sistem pengelolaan sampah secara keseluruhan.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Ir. Rizki Aziz, S.T., M.T., Ph.D; Ir. Taufiq Ihsan, S.T., M.T., Ph.D |
Uncontrolled Keywords: | CML-IA; Kota Payakumbuh; Life Cycle Assessment; Pengelolaan Sampah; Penilaian Dampak. |
Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan |
Depositing User: | s1 teknik lingkungan |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 04:32 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 04:32 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506649 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |