Agnezia, Eliana Maria (2025) KOMUNITAS BIARAWATI SCMM (SORORUM CARITATIS A NOSTRA DOMINA MATER MISERICORDIAE) DI KOTA PADANG (2001-2022). S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (281kB) |
![]() |
Text (Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (389kB) |
![]() |
Text (Kesimpulan)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version Download (177kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (253kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Skripsi ini berjudul “Komunitas Biarawati SCMM (Sororum Caritatis a nostra Domina Mater Misericordiae) di Kota Padang (2001-2022)”. Fokus skripsi menjelaskan tentang perkembangan “karya” kongregasi para biarawati SCMM di Kota Padang. Komunitas ini berada di jalan Gereja, No. 32, Padang. Batasan awal tahun 2001 karena pada tahun ini terjadinya proses Indonesianisasi yang mengharuskan biarawati Belanda meninggalkan Indonesia. Batasan akhir adalah tahun 2022, karena pada tahun tersebut “karya” para biarawati di bidang sosial yakni Asrama Bintang Timur, Panti Asuhan St. Leo dan Puri Maria Ratu Rosario dari Manaoag semakin berkembang. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari 4 tahap yaitu heuristilk, kritik (analisis sumber), interpretasi (analisis-sintesis) dan penulisan Sejarah. Pada tahap heuristik didapat sumber primer, seperti foto dan arsip. Selain itu, juga dilakukan wawancara dengan metode sejarah lisan dengan biarawati SCMM di biara St. Leo. Komunitas SCMM St. Leo Padang sejak tahun 1885 merupakan cabang pertama dari Belanda. SCMM Padang awalnya memiliki asrama yang dikhususkan hanya untuk perempuan. Namun seiring berjalannya waktu, kini asrama Bintang Timur sudah menempatkan asrama untuk laki-laki. Biara St. Leo Padang merupakan tempat tinggal para biarawati yang datang dari berbagai kota dan juga dgunakan sebagai tempat belajar menjadi calon biarawati. Para biarawati pertama kali datang ke Padang berasal dari Belanda dari tahun 1885-2001 dan digantikan oleh biarawati pribumi dari tahun 2001 sampai sekarang. Karya dan pelayanan yang telah dilakukan oleh para biarawati yaitu mendirikan Puri Maria Ratu Rosario dari Manaoag. Karya tersebut adalah karya dari Sr. Rosalina Kusnohardjono, SCMM. Ini menjadi sebuah bukti cinta terhadap karya dan pelayanan para biarawati pribumi bagi perkembangan Komunitas. Tempat ini dijadikan sebagai tempat berdoa dan berziarah bagi para umat yang datang dari dalam kota maupun luar kota. SCMM Santo Leo Padang termasuk dalam Keuskupan Padang. Selain melakukan tugas peribadatan, para biarawati juga bekerjasama dengan para pastor dalam melakukan upacara keagamaan maupun tugas perutusan lainnya. Hal ini dilakukan baik di dalam gereja maupun di luar gereja itu sendiri. Sebagai kesimpulan, terjadi peralihan biarawati dari bangsa Belanda ke bangsa Indonesia. Peralihan biarawati itu mewujudkan bahwa kaderisasi biarawati dari bangsa Belanda ke bangsa Indonesia berlangsung baik. Hal itu menandakan bahwa biarawati Indonesia juga sudah mandiri. Sehingga, pelaksanaan doa, atribut, pakaian, dan bahasa pengantar dalam Komunitas SCMM Kota Padang dilakukan oleh pribumi Indonesia.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Dr.Zulqaiyyim, M.Hum |
Uncontrolled Keywords: | Komunitas, Sororum Caritatis a nostra Domina Misericordiae (SCMM), Panti Asuhan St. Leo, Keuskupan Padang. |
Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sejarah |
Depositing User: | S1 Ilmu Sejarah |
Date Deposited: | 29 Aug 2025 04:25 |
Last Modified: | 29 Aug 2025 04:25 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506505 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |