Willia, Arizona (2025) Pola Komunikasi Organisasi Atasan dan Bawahan Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Biro Kesra Sumbar. S2 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (520kB) |
![]() |
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1-compressed.pdf - Published Version Download (493kB) |
![]() |
Text (Bab VI Penutup)
BAB VI-Penutup.pdf - Published Version Download (433kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (748kB) |
![]() |
Text (Tesis Full Text)
Tesis Full Text Willia Arizona.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pegawai di Biro Kesra Sumbar bertujuan untuk membantu tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Namun dalam evaluasinya, baru sampai pada kinerja pelayanan pada awal periode RPJMD (tahun 2021). Tahun 2025, tidak ada publikasi evaluasi kinerja pelayanan Biro Kesra Sumbar periode 2022-2025. Minimnya realisasi transparansi dan akuntabilitas terkait evaluasi kinerja pegawai karena masih rendahnya kinerja pegawai. Rendahnya kinerja pegawai berhubungan dengan pola komunikasi organisasi. Tesis ini membahas pola komunikasi organisasi atasan dan bawahan di Biro Kesra Sumbar dalam meningkatkan kinerja pegawai. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola komunikasi organisasi atasan dan bawahan dalam meningkatkan kinerja pegawai Biro Kesra Sumbar dan untuk menganalisis komunikasi formal, informal dan non-formal dalam meningkatkan kinerja pegawai Biro Kesra Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan paradigma post-positivisme dengan pendekatan studi deskriptif. Pengumpulan data melalui teknik observasi dan dokumentasi serta wawancara mendalam. Penelitian ini menggunakan teori disonansi kognitif dan teori human relations. Teori tersebut memandu penulis dalam mengumpulkan, menganalisis dan menginterpretasikan hasil penelitian tentang pola komunikasi atasan dan bawahan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Hasil penelitian ini mendeskripsikan: Pertama, pola komunikasi organisasi atasan dan bawahan didominasi oleh adanya kelemahan pada pola komunikasi roda dan bintang. Kebijakan hanya terpusat pada Gubernur dan Sekda. Tapi tidak pada Kabiro Kesra Sumbar. Interaksi antar pegawai rendah karena tergantung pada pemimpin. Adanya distorsi pesan di setiap tingkatan. Sehingga Kabag dan Kabiro kurang mendapatkan feedback dari bawahan. Kedua, analisis komunikasi formal, non-formal dan informal juga lebih didominasi oleh komunikasi formal. Akibatnya, bawahan merasa takut dan enggan untuk memberikan feedback pada atasannya. Peran dan keterlibatan pegawai dalam meningkatkan kinerja masih minim. Komunikasi atasan dan bawahan didominasi satu arah (top-down), sehingga belum seimbang, akhirnya pimpinan dan bawahan mengalami persoalan disonansi kognitif dan persoalan human relation. Aspek kebutuhan pegawai masih belum diprioritaskan atasan. Akhirnya, menimbulkan persoalan ketidakharmonisan, etik dan bertentangan dengan harapan Gubernur dan Kabiro
Item Type: | Thesis (S2) |
---|---|
Supervisors: | Dr.Ernita Arif,M.Si |
Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: pola komunikasi, atasan dan bawahan, kinerja pegawai, biro kesra sumbar, evaluasi |
Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S2 Ilmu Komunikasi |
Depositing User: | S2 Ilmu Komunikasi |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 02:54 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 02:54 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506428 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |