Fatwa, Murzaida (2025) Hubungan Pemberian Asupan Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2025. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (306kB) |
![]() |
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (339kB) |
![]() |
Text (Bab 6 Kesimpulan dan Saran)
Bab 6 Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version Download (213kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (193kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Stunting adalah gangguan pertumbuhan pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sejak masa kehamilan, yang berlanjut melalui pemberian IMD, ASI eksklusif, MPASI, dan susu formula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian asupan terhadap kejaidan stunting pada anak usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian case control dan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padang dengan sampel anak berusia 12-59 bulan berjumlah 68 orang dengan perbandingan sampel kasus kontrol 1:1. Teknik pengambilan sampel kasus menggunakan simple random sampling dan sampel kontrol dengan accidental sampling. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara kuesioner dan data buku KIA. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian stunting lebih banyak ditemukan pada anak laki-laki, dengan kasus terbanyak terjadi pada kelompok umur 36-47 bulan. Anak stunting banyak ditemukan tidak mendapatkan ASI eksklusif dan MPASI yang sesuai, serta banyak mengalami riwayat penyakit infeksi, terutama diare. Terdapat hubungan antara pemberian asupan (p=0,016/POR=4,008) dan riwayat penyakit infeksi (p=0,002/POR=5,825) dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan. Pemberian asupan dan riwayat penyakit infeksi merupakan faktor yang paling berperan terhadap kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan. Disarankan kepada Puskesmas Andalas untuk lebih aktif mensosialisasi pemberian asupan yang baik pada anak serta pencegahan dan penanganan penyakit infeksi yang terjadi pada anak.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Prof. Defriman Djafri, SKM., MKM., PhD; Yudi Pradipta, SKM., MPH |
Uncontrolled Keywords: | Pemberian Asupan, Riwayat Penyakit Infeksi, Anak Balita, Stunting |
Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat |
Depositing User: | s1 kesehatan masyarakat |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 07:40 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 07:40 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506424 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |