Ariffandhy Gustaman, M. Rizqi (2025) PENYELESAIAN SENGKETA TANAH MELALUI MEDIASI DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR. S2 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (cover dan abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (210kB) |
![]() |
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (256kB) |
![]() |
Text (BAB PENUTUP)
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version Download (24kB) |
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (243kB) |
![]() |
Text (Tesis full text)
Tesis Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kasus pertanahan merupakan proses interaksi antara dua (atau lebih) atau kelompok yang masing-masing memperjuangkan kepentingannya atas obyek yang sama, yaitu tanah dan benda-benda lain yang berkaitan dengan tanah, air, tanaman, tambang, juga udara yang berada di atas tanah yang bersangkutan. Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 21 Tahun 2020 tentang Penanganan dan Penyelesaian Kasus Pertanahan Pasal 1 ayat (11) mengatakan mediasi adalah cara penyelesaian kasus melalui proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan yang dilakukan oleh para pihak difasilitasi oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional, Kantor Pertanahan sesuai dengan kewenangannya dan / mediator pertanahan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini Pertama Apakah yang menjadi penyebab terjadinya sengketa tanah di Kabupaten Indragiri Hilir?, Kedua Bagaimanakah proses penyelesaian sengketa tanah melalui mediasi di Kabupaten Indragiri Hilir berdasarkan peraturan menteri ATR/BPN nomor 21 tahun 2020 tentang penanganan dan penyelesaian kasus pertanahan, Ketiga Apa sajakah kendala dan upaya dalam penyelesaian sengketa tanah melalui mediasi di Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir ?. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, bersifat deskriptif analisis jenis penelitian primer, lokasi penelitian pada Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir. Penyebab timbulnya sengketa tanah di Kabupaten Indragiri Hilir yaitu kurangnya respon dan transparansi informasi di masyarakat, tanah tetap, nilai ekonomis dan tingginya angka kemiskinan. Mekanisme penyelesaian sengketa tanah di Kabupaten Indragiri Hilir adalah pra mediasi dan agenda mediasi sesuai Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 21 Tahun 2020 tentang Penanganan dan Penyelesaian Kasus Pertanahan , adapun kendala yang dihadapi dalam penyelesaian sengketa tanah yakni itikad baik pihak yang bersengketa, menolak kesepakatan damai, serta upaya untuk mengatasi kendala yang timbul yakni melakukan mediasi, sosialisasi, transformasi digital.
Item Type: | Thesis (S2) |
---|---|
Supervisors: | Dr. Azmi Fendri, S.H., M.Kn ; Dr. Edita Elda, S.H., M.H. |
Uncontrolled Keywords: | Sengketa Tanah; Mediasi; Kantor Pertanahan; Indragiri Hilir. |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > S2 Kenotariatan |
Depositing User: | s2 kenotariatan kenotariatan |
Date Deposited: | 27 Aug 2025 06:44 |
Last Modified: | 27 Aug 2025 06:44 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506118 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |