Analisis Variasi Jarak Pengukuran terhadap Konsentrasi Partikulat akibat Industri Semen menggunakan Alat Ambient Nano Sampler

Ananda, Hafiz Adli (2025) Analisis Variasi Jarak Pengukuran terhadap Konsentrasi Partikulat akibat Industri Semen menggunakan Alat Ambient Nano Sampler. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover & Abstak.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (240kB)
[img] Text (Bab 5 Penutup)
Bab 5 Penutup.pdf - Published Version

Download (228kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (225kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsentrasi partikulat berdasarkan variasi jarak pengukuran terhadap industri semen di Kota Padang. Pengukuran dilakukan menggunakan alat ambient nano sampler di empat titik arah Barat dengan jarak 0 km, 0,5 km, 1 km, dan 1,5 km dari pusat aktivitas industri berdasarkan arah angin dominan, dimana setiap titik pengukuran dilakukan pengambilan sampel sebanyak tiga kali. Konsentrasi rata-rata TSP, PM10, PM2,5, PM1, dan PM0,5 yang didapatkan pada setiap variasi jarak pengukuran didapatkan konsentrasi TSP secara berturut-turut ialah 187,38 μg/m³, 112,34 μg/m³, 78,00 μg/m³, 58,12 μg/m³. Konsentrasi PM10 147,12 μg/m³, 87,61 μg/m³, 64,56 μg/m³, 47,28 μg/m³. Konsentrasi PM2,5 67,12 μg/m³, 46,65 μg/m³, 33,90 μg/m³, 24,52 μg/m³. Konsentrasi PM1,0 41,44 μg/m³, 30,94 μg/m³, 25,11 μg/m³, 18,27 μg/m³. Konsentrasi PM0,5 22,62 μg/m³, 17,20 μg/m³, 13,16 μg/m³, 8,76 μg/m³. Tren ini menunjukkan bahwa semakin jauh dari sumber emisi, konsentrasi partikulat semakin rendah. Analisis one-way ANOVA menunjukan bahwa terdapat perbedaan konsentrasi partikulat yang signifikan berdasarkan variasi jarak pengukuran, sedangkan uji post hoc Bonferroni menunjukkan perbedaan signifikan antara titik 0 km dan 1,5 km untuk parameter TSP. Konsentrasi PM10 di titik 0 km dan 0,5 km melebihi baku mutu 75 μg/m3, serta PM2,5 di titik 0 km melebihi baku mutu 55 μg/m3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa area terdekat dengan industri memiliki risiko pencemaran udara yang tinggi dan dapat memicu gangguan sistem pernapasan. Upaya pengendalian yang disarankan ialah penanaman vegetasi sebagai penahan debu di sekitar permukiman.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Ir. Vera Surtia Bachtiar, S.T., M.Sc., Ph.D, IPU; Ir. Reri Afrianita, S.T., M.T
Uncontrolled Keywords: Ambient nano sampler; Industri semen; Jarak; One-way ANOVA; Partikulat
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: s1 teknik lingkungan
Date Deposited: 27 Aug 2025 01:38
Last Modified: 27 Aug 2025 01:38
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506097

Actions (login required)

View Item View Item