Uji Beberapa Teknik Inokulasi Benih Benalu (Scurrula ferruginea (Jack) Danser) pada Bagian Cabang dan Ranting Tanaman Teh (Camellia sinensis L.)

Lesmana, Muhammad, Gilang (2025) Uji Beberapa Teknik Inokulasi Benih Benalu (Scurrula ferruginea (Jack) Danser) pada Bagian Cabang dan Ranting Tanaman Teh (Camellia sinensis L.). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (246kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (256kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V (Penutup).pdf - Published Version

Download (154kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (221kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI (Full Text).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia kaya akan berbagai keanekaragaman hayati yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat atau bahan baku obat. Salah satu tumbuhan yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi bahan baku obat adalah benalu. Salah satu cara untuk mengembangkan benalu menjadi obat adalah melalui inokulasi benalu Scurrula ferruginea (Jack) Danser pada tanaman teh. Inokulasi merupakan proses pemindahan zat atau bagian dari organisme seperti bakteri, jamur atau tumbuhan lain ke dalam inang tertentu, dimana zat atau bagian dari organisme tersebut dinamakan inokulan. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024 sampai Februari 2025 yang berlokasi di Kebun Percobaan, Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat interaksi antara posisi inokulasi dengan teknik inokulasi serta mengetahui posisi dan teknik inokulasi terbaik terhadap pertumbuhan dan perkembangan benalu S. ferruginea pada cabang dan ranting tanaman teh. Penelitian ini menggunakan Rancangan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah penanaman benih benalu pada bagian cabang dan ranting tanaman teh dan faktor kedua adalah metode penanaman benih benalu pada bagian cabang dan ranting tanaman teh dengan cara ditempel, dikelupasi, dan dilubangi cabang dan ranting tanaman teh. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan sehingga percobaan terdiri dari 18 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 5 benih benalu dan terdapat 3 sampel yang dipilih secara acak pada setiap perlakuan. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5%, dan jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Analisis data dilakukan menggunakan software Statistical Tool for Agricultural Research (STAR). Hasil penelitian diperoleh bahwa posisi inokulasi terbaik didapatkan pada ranting tanaman teh sedangkan teknik inokulasi terbaik dengan cara ditempel merupakan posisi dan teknik inokulasi terbaik terhadap pertumbuhan dan perkembangan benalu S. ferruginea.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Etti Swasti, MS ; Ryan Budi Setiawan, SP. M.Si
Uncontrolled Keywords: benalu; biofarmaka; inokulasi; pertumbuhan; teh
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 27 Aug 2025 04:54
Last Modified: 27 Aug 2025 04:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506095

Actions (login required)

View Item View Item