Implementasi Program Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Kota Padang Tahun 2024

Al Fata, Muhammad Yazid (2025) Implementasi Program Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Kota Padang Tahun 2024. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover (Abstrak).pdf - Published Version

Download (323kB)
[img] Text (BAB 1 (Pendahuluan))
BAB 1 Pendahuluan M Yazid Al Fata.pdf - Published Version

Download (580kB)
[img] Text (BAB VI (Penutup))
BAB VI (Penutup).pdf - Published Version

Download (209kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (210kB)
[img] Text (Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT YAZID 1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi BBGRM di Kota Padang. Program BBGRM merupakan kebijakan pemerintah yang berfungsi sebagai sarana peningkat angka partisipasi serta kepedulian masyarakat kepada pembangunan dalam bentuk insfrastruktur maupun dalam bentuk pemberdayaan melalui semangat gotong royong. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil teori implementasi kebijakan publik yang dirumuskan oleh Van Meter dan Van Horn dalam pengunaannya untuk kerangka analisis. Teori ini terdiri dari enam variabel yang dianalisis: standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi, karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial, ekonomi, dan politik, serta disposisi pelaksana kebijakan. Hasil yang didapat dari dijalankannya penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa meskipun program BBGRM sudah dijalankan pada seluruh kecamatan yang ada di Kota Padang dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah serta pelibatan berbagai elemen masyarakat, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala yang cukup signifikan. Salah satu permasalahan utama adalah rendahnya tingkat partisipasi masyarakat, yang sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya sifat individualisme di kalangan warga kota serta melemahnya kesadaran kolektif akan pentingnya gotong royong sebagai bagian dari budaya sosial. Masyarakat cenderung lebih fokus pada kepentingan pribadi daripada terlibat aktif dalam kegiatan pembangunan berbasis komunitas. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang tujuan dan manfaat dari program BBGRM juga turut meminimkan antusiasme warga. Di sisi lain, faktor internal seperti lemahnya koordinasi antarinstansi pemerintah, birokrasi yang lamban, serta keterbatasan sumber daya baik dari segi anggaran maupun tenaga teknis turut menjadi penghambat tercapainya tujuan program secara optimal. Hal ini berdampak pada tidak meratanya pelaksanaan kegiatan di setiap kelurahan, serta rendahnya efektivitas program dalam membangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama atas hasil pembangunan. Oleh karena itu, peningkatan komunikasi yang intensif dan transparan antar pihak terkait, pelibatan masyarakat secara lebih aktif sejak tahap perencanaan hingga evaluasi, serta penguatan koordinasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dan pemangku kepentingan lokal lainnya menjadi aspek krusial yang harus diperhatikan untuk mewujudkan implementasi BBGRM yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Padang.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Drs. Yosrizal. M.Si; Ilham Aldelano Azre, S.IP., MA
Uncontrolled Keywords: Implementasi kebijakan; BBGRM; gotong royong; partisipasi masyarakat; Kota Padang
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Administrasi Publik
Depositing User: S1 Administrasi Public
Date Deposited: 26 Aug 2025 10:11
Last Modified: 26 Aug 2025 10:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/505691

Actions (login required)

View Item View Item