Pengaruh Penggunaan Antiseptik Alami Perasan Bawang Putih (Allium sativum L.) pada Penetasan Telur Itik Pitalah terhadap Total Koloni Bakteri, Mortalitas Embrio dan Daya Tetas

Husniawati, Fadhila (2025) Pengaruh Penggunaan Antiseptik Alami Perasan Bawang Putih (Allium sativum L.) pada Penetasan Telur Itik Pitalah terhadap Total Koloni Bakteri, Mortalitas Embrio dan Daya Tetas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (253kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (280kB)
[img] Text (Bab V Penutup)
Bab V Penutup.pdf - Published Version

Download (121kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (213kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext Watermark)
Skripsi Fulltext Watermark.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan antiseptik alami perasan bawang putih (Allium sativum L.) pada penetasan telur itik Pitalah terhadap total koloni bakteri, mortalitas embrio, dan daya tetas. Telur yang ditetaskan pada penelitian ini sebanyak 480 butir telur fertil itik Pitalah dan telur yang digunakan untuk pengujian total koloni bakteri sebanyak 18 butir telur itik Pitalah. Metode yang digunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan meliputi A (antiseptik komersil), B (perasan bawang putih 10%), C (perasan bawang putih 20%), D (perasan bawang putih 30%), E (perasan bawang putih 40%) dan F (tanpa perlakuan). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah total koloni bakteri, mortalitas embrio, dan daya tetas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan antiseptik alami perasan bawang putih berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total koloni bakteri pada kerabang telur itik Pitalah. Antiseptik alami perasan bawang putih 40% mendapatkan rataan sebesar 5,19 log10 cfu/cm2 kerabang. Sedangkan mortalitas fase early, middle, late dan daya tetas tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan perasan bawang putih sampai dengan konsentrasi 40% sebagai antiseptik alami telur tetas itik Pitalah untuk total koloni bakteri mendapatkan jumlah cemaran mikroba paling sedikit tetapi belum mampu meningkatkan daya tetas.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Sabrina, MP ; Ir. Linda Suhartati, S.Pt, M.Si, IPM
Uncontrolled Keywords: Antiseptik Alami; Itik Pitalah; Perasan Bawang Putih
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 27 Aug 2025 02:51
Last Modified: 27 Aug 2025 02:51
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/505574

Actions (login required)

View Item View Item