Status C-Organik dan Unsur Hara (N, P, K) pada Lahan Sawah Dataran Aluvial Pasca Banjir di Nagari Barung-Barung Balantai Kecamatan XI Koto Tarusan

Zahara, Fadila (2025) Status C-Organik dan Unsur Hara (N, P, K) pada Lahan Sawah Dataran Aluvial Pasca Banjir di Nagari Barung-Barung Balantai Kecamatan XI Koto Tarusan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER + ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (450kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (469kB)
[img] Text (BAB V PENUTUP)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version

Download (346kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (488kB)
[img] Text (SKRIPSI FULLTEXT)
SKRIPSI_FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Lahan sawah dataran aluvial merupakan ekosistem produktif yang rentan terhadap gangguan banjir. Banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik tanah, tetapi juga mengganggu keseimbangan unsur hara melalui pencucian, perendaman, dan perubahan kondisi redoks tanah.Penelitian kandungan unsur hara makro utama pada lahan sawah pasca banjir telah dilaksanakan di Nagari Barung-Barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan dari bulan Maret hingga Mei 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji C-organik serta unsur hara makro utama (N, P, K) pada lahan sawah dataran aluvial yang terdampak banjir. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara systematic random sampling pada beberapa titik lokasi terdampak banjir (SS1, SS2, SS3, SS4, SS5, SS6, SS7, SS8, TS1, TS2, TS3 dan TS4) dan sebagai pembanding lahan sawah yang tidak terdampak banjir (TB). Sampel diambil sebanyak satu kali ulangan pada kedalaman 0-20cm. Parameter yang dianalisis meliputi pH, C organik, N-total, P-tersedia, P-total, K-tersedia dan K total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasca banjir, kondisi tanah menunjukkan variasi antar lokasi. Pada lahan sejajar sungai (SS), sebagian besar parameter seperti C-organik, N-total, dan K-total cenderung lebih rendah akibat pencucian dan pengendapan material bertekstur kasar. Lahan tegak lurus sungai (TS) memiliki fluktuasi yang lebih tajam, dengan beberapa titik menunjukkan C-organik tinggi namun unsur hara makro seperti P-total rendah, yang mengindikasikan perbedaan distribusi sedimen dan dinamika aliran banjir. Sementara itu, lahan tidak terdampak banjir (TB) mempertahankan kandungan hara yang relatif stabil dan lebih seimbang, mencerminkan kondisi tanah yang tidak terganggu oleh proses pencucian atau pengendapan ekstrem. Perbedaan ini menunjukkan bahwa arah dan intensitas aliran banjir, serta posisi lahan terhadap sungai, sangat memengaruhi sifat kimia tanah pasca banjir.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Hermansah, Ms. MSc. ; Dr. Ir. Gusnidar, MP.
Uncontrolled Keywords: Banjir; C-organik; Lahan Sawah; Ultisol; Unsur Hara Makro
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: s1 ilmu tanah
Date Deposited: 26 Aug 2025 03:57
Last Modified: 26 Aug 2025 06:42
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/505464

Actions (login required)

View Item View Item