Nasution, Nur Fadhilah (2025) Kajian Status Hara Makro Pada Sawah Pasca Banjir Lahar Dingin Di Nagari Batipuh Baruah Kabupaten Tanah Datar. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
COVER+ABSTRAK.pdf - Published Version Download (280kB) |
![]() |
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (290kB) |
![]() |
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (282kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (281kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Peristiwa banjir lahar dingin yang terjadi pada April 2025 memberikan dampak negatif dan positif serta mempengaruhi kandungan hara makro pada lahan sawah yang terdampak di Nagari Batipuh Baruah Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan kandungan unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg, S) pada lahan terdampak banjir lahar dingin di Nagari Batipuh Baruah Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pengambilan sampel tanah secara purposive sampling pada lahan yang terdampak material banjir lahar dingin, lahan yang terdampak air sisa aliran banjir lahar dingin dan lahan sawah yang tidak terdampak. Sampel diambil pada kedalaman 0-20 cm dan dilakukan 3 kali ulangan pada setiap lokasi. Parameter yang dianalisis pada penelitian ini diantaranya pH, C-Organik, N-Total, P-Tersedia, Kapasitas Tukar Kation (KTK), Kation-dd (Ca, Mg, K), dan S-Tersedia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada lahan terdampak memiliki nilai N-Total, P-tersedia, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, dan S-tersedia berturut-turut berkisar pada 0,15-0,17%; 6,62-9,24 ppm; 0,33-0,39 me/100g; 0,59-0,77 me/100g; 1,93-1,97 me/100g; dan 205,63-213,55 me/100g. Sedangkan pada lahan tidak terdampak memiliki nilai N-Total, P-tersedia, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, dan S-tersedia berturut-turut berkisar pada 0,23-0,26%; 49,36-67,72 ppm; 1,15-1,26 me/100g; 3,55-4,84 me/100g; 1,33-1,91 me/100g dan 186,88-190,95 me/100g. Terjadi degradasi lahan pada lahan terdampak yang menyebabkan kandungan hara makro pada lahan terdampak tergolong rendah dibandingkan pada lahan terdampak air sisa aliran banjir lahar dingin dan lahan tidak terdampak banjir lahar dingin. Hal tersebut disebabkan oleh endapan material kasar yang menutupi lahan serta tinggi ketersediaan S-tersedia pada lahan terdampak banjir lahar dingin.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Prof. Dr.rer.nat. Ir. Syafrimen Yasin, MS., MSc; Nofrita Sandi, SP., MP |
Uncontrolled Keywords: | Banjir lahar dingin, Ketersediaan sulfat, Sawah, Unsur hara makro |
Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah |
Depositing User: | s1 ilmu tanah |
Date Deposited: | 25 Aug 2025 10:14 |
Last Modified: | 25 Aug 2025 10:14 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/505455 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |