Azha, Retha Meghfira (2025) Analisis Potensi Likuifaksi Menggunakan Metode Distribusi Butiran, (Dr)-D50, dan Metode Liquefaction Potential Index (LPI). S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (405kB) |
![]() |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (490kB) |
![]() |
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version Download (213kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (182kB) |
![]() |
Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap gempa bumi karena terletak di zona Cincin Api Pasifik. Salah satu dampak dari gempa bumi adalah likuifaksi, yaitu hilangnya kekuatan tanah jenuh air akibat getaran, yang dapat mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta membahayakan keselamatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi likuifaksi di beberapa wilayah di Sumatera Barat, khususnya di Kecamatan Koto Tangah (Kota Padang), Desa Koto Marapak (Kota Pariaman), dan Pasar Ambacang (Kota Padang). Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis laboratorium terhadap data primer menggunakan pendekatan Metode Tsuchida, dan parameter geoteknik seperti kepadatan relatif (Dr) dan ukuran butir (D50), serta evaluasi data sekunder berupa uji Cone Penetration Test (CPT) menggunakan metode Liquefaction Potential Index (LPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah di daerah pesisir (Kecamatan Koto Tangah) memiliki karakteristik pasir bergradasi buruk (SP) dengan gradasi butiran yang tidak baik (Cu < 4 dan Cc di luar rentang 1–3), sehingga sangat berpotensi mengalami likuifaksi. Metode Tsuchida juga mendukung kesimpulan tersebut yaitu daerah pesisir berpotensi tinggi mengalami likuifaksi. Analisis nilai Dr menunjukkan sebagian besar titik memiliki kepadatan rendah (lepas), terutama pada percepatan gempa 0,6 g. Sementara itu, hasil evaluasi LPI dengan data CPT menunjukkan bahwa lokasi di Kota Pariaman memiliki potensi likuifaksi sedang (5 < LPI < 15), sedangkan lokasi di Pasar Ambacang Kota Padang tidak menunjukkan potensi likuifaksi (LPI = 0). Kesimpulannya, potensi likuifaksi tertinggi terdapat di daerah pesisir, sedang pada daerah pertengahan, dan tidak ada pada daerah yang relatif lebih tinggi elevasinya. Faktor utama yang memengaruhi adalah jenis tanah dan kedalaman muka air tanah.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Dr. Andriani, S.T., M.T. |
Uncontrolled Keywords: | Likuifaksi, Liquefaction Potential Index (LPI), Dr, D50, Tsuchida, Kota Padang, Kota Pariaman, Sumatera Barat |
Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
Depositing User: | s1 Teknik Sipil |
Date Deposited: | 25 Aug 2025 07:26 |
Last Modified: | 25 Aug 2025 07:26 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/505156 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |