Wahyuni, Sri (2025) Daya Fertik dan Periode Fertil Telur Itik Mojosari (Anas domesticus) Yang Diinseminasi dengan Semen Entok (Cairina moschata) PADA DOSIS YANG BERBEDA. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (323kB) |
![]() |
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (264kB) |
![]() |
Text (BAB 5 PENUTUP)
BAB 5 PENUTUP.pdf - Published Version Download (155kB) |
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA (1).pdf - Published Version Download (288kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya fertil dan periode fertil telur itik Mojosari (Anas domesticus) yang diinseminasi dengan semen entok (Cairina moschata) pada dosis yang berbeda. Perlakuan terdiri atas empat kelompok dosis inseminasi, yaitu P1 (100 juta spermatozoa), P2 (150 juta spermatozoa), P3 (200 juta spermatozoa), dan P4 (250 juta spermatozoa) per inseminasi. Penelitian menggunakan 20 ekor itik betina dan 3 ekor entok jantan, dengan metode eksperimental dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan pada daya fertil dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase daya fertil pada perlakuan P1, P2, P3, dan P4 berturut-turut adalah 53,42 ± 6,06; 35,02 ± 15,53; 33,36 ± 10,16; dan 18,64 ± 10,83. Sementara itu, periode fertil masing-masing adalah 4,00 ± 0,97 hari; 2,87 ± 1,22 hari; 3,80 ± 0,77 hari; dan 2,73 ± 1,64 hari. Dosis 100 juta spermatozoa (P1) terbukti paling optimal untuk meningkatkan daya fertil dan memperpanjang periode fertil pada inseminasi buatan itik betina menggunakan semen entok.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Prof. Dr. Ir. Tertia Delia Nova, M.Si; Ananda, S.Si., M.Si |
Uncontrolled Keywords: | Kata kunci ; Daya fertil, dosis semen, entok, itik, periode fertil. |
Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
Divisions: | Fakultas Peternakan > S1 Peternakan |
Depositing User: | S1 Peternakan Peternakan |
Date Deposited: | 20 Aug 2025 08:00 |
Last Modified: | 20 Aug 2025 08:00 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/503259 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |