Pengaruh Pemberian Kompos Kotoran Sapi Terhadap Sifat Fisika Tanah, Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata L.) Pada Ultisol

Elsya, Amanda, Tri (2025) Pengaruh Pemberian Kompos Kotoran Sapi Terhadap Sifat Fisika Tanah, Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata L.) Pada Ultisol. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover + abstrak.pdf - Published Version

Download (304kB)
[img] Text (BAB I (Pendahuluan))
BAB I (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (463kB)
[img] Text (BAB V (Kesimpulan dan saran))
BAB V (Kesimpulan dan Saran).pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (603kB)
[img] Text (Skripsi Full Text Amanda)
Skripsi Full Text Amanda.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Ultisol merupakan jenis tanah marginal yang memiliki produktivitas rendah dengan sifat fisika yang kurang mendukung. Pemberian pupuk organik berupa kompos kotoran sapi merupakan suatu upaya memperbaiki kualitas Ultisol dan meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman, termasuk jagung manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian kompos kotoran sapi terhadap perbaikan sifat fisika tanah, pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata L.) pada Ultisol. Penelitian ini dilakukan di Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 4 perlakuan (0, 8, 16, dan 24 ton/ha kompos kotoran sapi) dengan 3 ulangan. Parameter yang dianalisis antara lain tekstur, bahan organik, berat volume (BV), total ruang pori (TRP), permeabilitas, stabilitas agregat, tinggi tanaman, dan bobot tongkol basah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur tanah pada lokasi penelitian yaitu lempung berliat. Kandungan bahan organik meningkat dari 2,66% menjadi 5,02%. Berat volume menurun dari 1,11 g/cm3 menjadi 0,90 g/cm3. Total Ruang Pori meningkat dari 57,25% menjadi 64,70%. Permeabilitas meningkat dari 2,12 cm/jam menjadi 4,87 cm/jam. Stabilitas agregat meningkat dari 44,33% menjadi 53,67% dan tinggi tanaman menjadi 203,50 cm serta produksi tanaman 32,66 ton/ha. Pemberian kompos kotoran sapi pada dosis 24 ton/ha dapat direkomendasikan sebagai alternatif pemupukan organik untuk memperbaiki kualitas Ultisol dan meningkatkan produksi jagung manis.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Ir. Adrinal, MS., Ph.D; Ir. Gusmini, SP, MP., Ph.D
Uncontrolled Keywords: Jagung manis; Kompos kotoran sapi; Sifat fisika; Ultisol
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: s1 ilmu tanah
Date Deposited: 11 Aug 2025 04:19
Last Modified: 11 Aug 2025 04:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/502113

Actions (login required)

View Item View Item