Jondra, Anes Aziziah (2025) Pengaruh Lama Pencahayaan dan Level Protein Ransum terhadap Intake Protein, Intake Energi, Massa Telur dan Rasio Efisiensi Protein Puyuh (Cortunix cortunix japonica) Usia 16-26 Minggu. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (202kB) |
![]() |
Text (Pendahuluan)
Pendahuluan.pdf - Published Version Download (269kB) |
![]() |
Text (Kesimpulan dan Saran)
Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version Download (33kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (196kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full)
Skripsi Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh lama pencahayaan dan level protein terhadap intake protein, intake energi, massa telur dan rasio efisiensi protein puyuh (Cortunix cortunix japonica) usia 16-26 minggu. Penelitian ini menggunakan puyuh (Cortunix cortunix japonica) berumur 16 minggu sebanyak 144 ekor yang diberi perlakuan lama pencahayaan C1 = 12 jam, C2 = 14 jam, C3 = 16 jam, C4 = 18 jam dan level protein P1 = 17%, P2 = 19%, P3 = 21% dan 3 kali pengulangan. Rancangan yang digunakan yaitu pola Rancangan Petak Terbagi (RPT) dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data dianalisis menggunakan Analysis of Varians (ANOVA), jika terdapat perlakuan yang berpengaruh dilakukan uji lanjut DMRT. Parameter yang diamati ialah intake protein, intake energi, massa telur dan rasio efisiensi protein. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi lama pencahayaan 12, 14, 16 dan 18 jam dengan level protein 17%, 19%, 21% tidak memiliki pengaruh nyata (P>0,05) terhadap semua parameter. Faktor lama pencahayaan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap intake protein, intake energi, massa telur dan rasio efisiensi protein. Faktor level protein berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap intake protein, massa telur dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap intake energi dan rasio efisiensi protein. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemeliharaan puyuh umur 16-26 minggu dapat menggunakan lama pencahayaan 18 jam dengan level protein yang digunakan 17%, 19% atau 21% untuk menghasilkan produksi yang lebih baik.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Dr. Ir. Yan Heryandi, MP; Prof. Dr. Ir. Sabrina, MP |
Uncontrolled Keywords: | burung puyuh; lama pencahayaan; level protein; produksi |
Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
Divisions: | Fakultas Peternakan > S1 Peternakan |
Depositing User: | S1 Peternakan Peternakan |
Date Deposited: | 08 Aug 2025 02:37 |
Last Modified: | 08 Aug 2025 02:37 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/502056 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |