Fitra, Nurul (2013) EVALUASI KEGIATAN PEMELIHARAAN LINTASAN PRODUKSI PT COCACOLA BOTTLING INDONESIA CENTRAL SUMATERA. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
Teknik Teknik Industri 2013 Nurul Fitra 0810932080.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Kegiatan perawatan merupakan salah satu usaha perusahaan dalam menjaga kelancaran proses produksi. Kelancaran proses produksi sangat tergantung dari keadaan peralatan/fasilitas yang digunakan. Apabila kondisi peralatan/fasiltas yang digunakan tersebut dalam kondisi yang tidak normal, bisa mengakibatkan berhentinya proses produksi. Kalau proses produksi berhenti maka target produksi tidak tercapai yang bisa mengakibatkan kehilangan kepercayaan dari konsumen. Fasilitas produksi di sini yang dimaksud berupa mesin yang memiliki berbagai komponen yang harus dipertahankan agar kondisinya sama dengan ketika masih baru, atau setidaknya berada dalam kondisi yang wajar untuk melakukan operasi. PT CocaCola Bottling Indonesia merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi minuman. Perusahaan ini memiliki berbagai macam peralatan dalam proses produksinya. Berbagai macam permasalahan sering timbul selama proses produksi, diantaranya seringnya mesin breakdown sewaktu beroperasi. Hal ini mengakibatkan kerugian waktu produksi (downtime) penurunan produktifitas. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap kegiatan pemeliharaan mesin. Dengan menerapkan salah satu aplikasi program TPM penelitian dilakukan dengan menggunakan metode OEE (Overall Equipment Effectiveness) dan dilakukan pengukuran terhadap nilai keandalan mesin. Selanjutnya dilakukan analisis terhadap pengumpulan dan pengolahan data yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil perhitungan nilai rata-rata OEE untuk mesin washer dan filler yang didapatkan pada tahun 2012 yaitu 45,16% dan 68,74%. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas mesin belum mencapai standar perusahaan internasional yang nilainya 85% Rendahnya tingkat efektivitas dipengaruhi oleh availability dan performance rate masi di bawah standar standar. Nilai avaibilty untuk mesin washer dan filler sebesar 65,13% dan 76,50% Sedangkan nilai performance rate untuk mesin washer dan filler yaitu 60,8 dan 90.4. Keandalan mesin pada hari pertama cukup tinggi yaitu berkisar 0,8 namun setelah hari ke 15 tingkat keandalan mesin memurun menjadi 0,3. Ini memunjukkan penurunan keandalan yang cukup drastis untuk kedua mesin tersebut, sehingga besar kemungkinan akan cepat terjadinya kerusakan.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Taufik, MT |
Uncontrolled Keywords: | keandalan. Overall Equipment Effectiveness (OEE), perawatan |
Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri |
Depositing User: | Ms Dian Budiarti |
Date Deposited: | 07 Aug 2025 02:03 |
Last Modified: | 07 Aug 2025 02:03 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/501977 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |