Isolasi Senyawa Metabolit Sekunder dan Uji antivitas Antibakteri dari Fraksi Etil Asetat Daun Lengkeng (Dimocarpus longan Lour.)

Sucy, Maghfirah (2019) Isolasi Senyawa Metabolit Sekunder dan Uji antivitas Antibakteri dari Fraksi Etil Asetat Daun Lengkeng (Dimocarpus longan Lour.). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
1. cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (347kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (317kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
3. BAB V.pdf - Published Version

Download (320kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
4. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (288kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full text)
Tugas Akhir full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Daun tumbuhan lengkeng (Dimocarpus longan Lour.) telah digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional untuk mengobati sakit perut, diare, pereda demam dan antiradang. Beberapa penelitian sebelumnya telah melaporkan bioaktivitas dari ekstrak daun lengkeng ini, yaitu sebagai antipiretik, antiinflamasi, antioksidan, antikanker dan antibakteri. Pada penelitian ini telah dilakukan isolasi dan karakterisasi struktur senyawa dari fraksi etil asetat daun lengkeng. Isolasi dilakukan dengan teknik kromatografi kolom gravitasi menggunakan fasa diam silika gel dan fasa gerak n-heksana, etil asetat dan metanol dengan sistem elusi peningkatan kepolaran (SGP) dan isokratik. Pemurnian senyawa hasil isolasi dilakukan dengan cara triturasi. Senyawa murni hasil isolasi diperoleh berupa padatan putih dengan titik leleh 126-127C dan menunjukkan uji positif triterpenoid dengan pereaksi Liebermann-Burchard. Karakterisasi struktur senyawa triterpenoid hasil isolasi menggunakan data spektrum UV menunjukkan bahwa triterpenoid hasil isolasi tidak memiliki ikatan rangkap berkonjugasi. Analisis data spektrum IR menunjukkan bahwa triterpenoid hasil isolasi memiliki pita serapan gugus OH (3326.46 cm-1), C–O (1270.80 cm-1 dan 1038.76 cm-1) dan geminal dimetil (1379.46 cm-1) yang merupakan ciri khas senyawa triterpenoid. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi, hasilnya menunjukkan senyawa triterpenoid memiliki daya hambat lemah dibanding dengan amoxicillin dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Kata kunci : Dimocarpus longan Lour.,Triterpenoid, Antibakteri

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Bustanul Arifin, M.Si
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: s1 kimia kimia
Date Deposited: 17 Oct 2019 10:46
Last Modified: 17 Oct 2019 10:46
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/50069

Actions (login required)

View Item View Item