EFIKASI HERBISIDA [METIL METSULFURON, ETIL KLORIMURON, 2,4D] DAN KERAPATAN GULMA KIAMBANG (Salvinia molesta) TERHADAP PADI SAWAH

YOLA, SRI WAHYUNI (2019) EFIKASI HERBISIDA [METIL METSULFURON, ETIL KLORIMURON, 2,4D] DAN KERAPATAN GULMA KIAMBANG (Salvinia molesta) TERHADAP PADI SAWAH. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (199kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI FULL YOLA SRI WAHYUNI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Univesrsitas Andalas, dari bulan Desember 2018 – April 2019 dengan tujuan untuk mengetahui interaksi herbisida (metil metsulfuron, etil klorimuron, 2,4D) dengan kerapatan gulma Salvinia molesta, untuk mendapatkan dosis terbaik herbisida (metil metsulfuron, etil klorimuron, 2,4D), dan untuk mengetahui pengaruh kerapatan gulma Salvinia molesta terhadap penurunan produksi padi sawah. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial 2 faktor sebanyak 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian dosis herbisida (metil metsulfuron,etil klorimuron,2,4D) yang terdiri atas 6 taraf, A1 (Tanpa herbisida), A2 (213,35 g/Ha), A3 (320,00 g/Ha), A4 (426,70 g/Ha), A5 (533,38 g/Ha) dan A6 (640,00 g/Ha) dan Faktor kedua adalah kerapatan gulma Salvinia molesta terdiri dari 4 taraf B1 (Tanpa gulma), B2 (kerapatan gulma 1/ pot), B2 (kerapatan gulma 2/ pot), dan B4 (kerapatan gulma 3/ pot). Analisis data yang di gunakan yaitu uji F, apabila berpengaruh di lanjutkan menggunakan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Hasil pengamatan yang telah dilakukan, terdapatnya interaksi herbisida (metil metsulfuron, etil klorimuron, 2,4D) dengan kerapatan gulma Salvinia molesta. Dosis terbaik 213,35 g/ha – 426,70 g/ha pada kerapatan gulma 1 dan 2. Kerapatan gulma 3 Salvinia molesta memberikan pengaruh terhadap penurunan hasil padi sawah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Ir. Ardi, M.Sc
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: S1 agroekoteknologi agroekoteknologi
Date Deposited: 02 Oct 2019 15:40
Last Modified: 02 Oct 2019 15:40
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/49690

Actions (login required)

View Item View Item