KARAKTERISASI KERAGAMAN PENOTIP DAN GEN HORMON PERTUMBUHAN DOMBA LOKAL MENGGUNAKAN PENCIRI PCR-RFLP DI PROVINSI JAMBI

Depison, Depison (2015) KARAKTERISASI KERAGAMAN PENOTIP DAN GEN HORMON PERTUMBUHAN DOMBA LOKAL MENGGUNAKAN PENCIRI PCR-RFLP DI PROVINSI JAMBI. Doctoral thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Pendahuluan)
Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf - Published Version

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Perpustakaan)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (485kB) | Preview
[img] Text (Disertasi Fulltext)
disertasi full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk ; 1) Mendapatkan data karakteristik kuantitatif domba ekor tipis pada dataran tinggi dan dataran rendah di Provinsi Jambi. 2) Mendapatkan data polimorfisme gen hormon pertumbuhan domba ekor tipis pada dataran tinggi dan dataran rendah di Provinsi Jambi. 3) Mendapatkan hubungan antara genotipe gen hormon pertumbuhan dengan karakteristik kuantitatif domba ekor tipis di Provinsi Jambi. Penelitian ini dilakukan dua tahap. Tahap I, penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data tentang karakteristik kuantitatif meliputi; tinggi pundak (TP), panjang badan( PB), lingkar dada (LD), dalam dada (DD), lebar dada (LeD), bobot badan (BB) dan pertambahan bobot badan (PBB). Tahap II, penelitian laboratorium meliputi : isolasi DNA, amplifikasi dan gel purifikasi. Karakterisasi dan identifikasi menggunakan penciri PCR-RFLP dengan enzim MspI dan AluI. Jumlah sampel karakteristik kuantitatif domba ekor tipis yang diambil sebanyak 240 ekor dan sampel darah diambil sebanyak 160 sampel dari 160 ekor pada umur 1-2 tahun ( I1 = sepasang gigi tetap). Lokasi pengambilan sampel di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh (dataran tinggi) serta di kabupaten Muaro jambi dan Batanghari (dataran rendah). Metode penelitian lapangan dilakukan secara survey. Teknik pengambilan sampel secara purpossive sampling. Kesimpulan penelitian ini adalah 1) Karakteristik kuantitatif (BB, PBB, PB, TP, LD, DaD dan LeD) DET baik jantan maupun betina di dataran tinggi lebih baik dibandingkan di dataran rendah. 2) Penciri PCR-RFLP MspI dan AluI menunjukkan adanya polimorfisme gen GH ternak DET pada dataran tinggi dan dataran rendah di Provinsi Jambi. 3) Frekuensi genotip dan frekuensi alel yang tertinggi baik di dataran tinggi maupun dataran rendah adalah frekuensi genotip (+/+) dan frekuensi alel (+). 4) Karakteristik kuantitatif (BB, PBB, PB, TP, LD, DaD dan LeD) DET yang tertinggi adalah genotip (+/+). 5) Keragaman gen GH MspI dan AluI berhubungan dengan BB, PBB, TP, PB, LD, DaD dan LeD DET baik pada dataran tinggi maupun dataran rendah di Provinsi Jambi. Kata Kunci : domba ekor tipis (DET) , keragaman penotipe, gen hormon pertumbuhan (GH), PCR-RFLP.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Pascasarjana (Disertasi)
Depositing User: s3 ilmu pertanian
Date Deposited: 22 Apr 2016 03:19
Last Modified: 22 Apr 2016 03:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/4906

Actions (login required)

View Item View Item