Dwitama, Monica filarita (2025) Studi Pemahaman Dan Hambatan Praktek Safety In Design (SID) Pada Perencanaan Jembatan. S2 thesis, Fakultas Teknik Universitas Andalas.
![]() |
Text (ABSTRAK)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
![]() |
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB I (Pendahuluan).pdf Download (796kB) |
![]() |
Text (BAB 5 PENUTUP)
BAB Akhir (Kesimpulan).pdf - Published Version Download (379kB) |
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (828kB) |
![]() |
Text (FULL TESIS)
Tesis Akhir.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (28MB) |
Abstract
Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan tingkat kecelakaan konstruksi tertinggi. Permasalahan utama terkait dengan keselamatan pada proyek konstruksi, khususnya pada tahap desain. Menurut kurva risiko Syzmberski, pengaruh keselamatan dapat diterapkan pada basic desain atau Detail Engineering Desain (DED), karena tahap ini memiliki kemampuan pengaruh keselamatan yang tinggi untuk mengidentifikasi dan mengurangi bahaya sebelum tahap konstruksi selama siklus hidup proyek. Oleh karena itu, peran konsultan perencana sangat penting untuk memperhitungkan risiko keselamatan selama proses desain, sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 10 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor Keselamatan Konstruksi pada Detail Engineering Desain (DED) sesuai kriteria Safety in Design (SID) pada desain Jembatan. Data dikumpulkan melalui literatur review, wawancara dan penyebaran kuesioner, selanjutnya dianalisis dengan metode kuantitatif dan kualitatif atau Mixed metode. Kriteria analisis dilakukan terhadap tingkat penerapan SMKK oleh konsultan perencana di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persentase penerapan SMKK pada Dokumen KAK Jembatan Prestressed memiliki nilai 62% dan pada Dokumen KAK Jembatan Komposit sebesar 60%, keduanya berada pada level implementasi baik. Walaupun pada elemen Dokumen lainnya terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam menerapkan RK-SMKK. Berdasarkan wawancara, tingkat penerapan SMKK hanya mencapai 39,22% juga pada level implementasi kurang baik. Selain itu, rata-rata hasil kuesioner antara konsultan dan kontraktor menunjukkan persentase penerapan SMKK sebesar 50,50% juga berada pada level implementasi kurang baik. Validasi data dilakukan menggunakan teknik Triangulasi, dan Kesimpulan menunjukkan bahwa Penerapan Peraturan Menteri Nomor 10 Tahun 2021 tentang Rancangan Konseptual SMKK khususnya pada kriteria Safety in Design (SID) belum efektif diterapkan. Kata Kunci : Keselamatan Konstruksi, SMKK, Risiko, Safety in Design (SID).
Item Type: | Thesis (S2) |
---|---|
Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
Divisions: | Fakultas Teknik > S2 Teknik Sipil |
Depositing User: | s2 teknik sipil |
Date Deposited: | 21 Mar 2025 02:05 |
Last Modified: | 21 Mar 2025 02:05 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/490148 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |