PENGARUH PENGGUNAAN RAGI (PICHIA KUDRIAVZEVII) DALAM RANSUM BERBASIS JAGUNG BERAFLATOKSIN TERHADAP PERFORMA BROILER

SARI, SINDI PERMATA (2024) PENGARUH PENGGUNAAN RAGI (PICHIA KUDRIAVZEVII) DALAM RANSUM BERBASIS JAGUNG BERAFLATOKSIN TERHADAP PERFORMA BROILER. S1 thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (184kB)
[img] Text ((Bab I))
Bab I (2).pdf - Published Version

Download (407kB)
[img] Text (Bab V)
Bab V.pdf - Published Version

Download (203kB)
[img] Text (Daftar pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (351kB)
[img] Text (Skripsi Full)
Sripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ragi (Pichia kudriavenzii) dalam ransum berbasis jagung beraflatoksin pada broiler selama 5 minggu pemeliharaan. Penelitian ini menggunakan DOC broiler strain Lohman galur MB – 202 Platinum jantan dan betina sebanyak 100 ekor dengan berat awal rata-rata 37 – 40 gram. Ayam pada umur 1 minggu diberi ransum komersil Bravo 511 dan pada umur 2 minggu sampai 6 minggu diberi ransum perlakuan. Kandang yang digunakan dengan ukuran 100 x 70 x 70 cm berjumlah 20 dan setiap kandang berisi 5 ekor ayam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari R0: (ransum kontrol), R1 (ransum jagung beraflatoksin + 0,1 % Pichia kudriavzevii); R2 (ransum jagung beraflatoksin + 0,2 % Pichia kudriavzevii); R3 (ransum jagung beraflatoksin + 0,3 % Pichia kudriavzevii). Dengan kadar aflatoksin dalam jagung 349 pbb. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Hasil penelitian dan analisis ragam menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Dari hasi penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan ragi (Pichia kudriavzevii) dalam ransum berbasis jagung beraflatoksin dapat mempertahankan performa broiler. Pada kondisi ini diperoleh rataan konsumsi ransum 550,34 g/ekor/minggu, pertambahan bobot badan 235,28 g/ekor/minggu, dan konversi ransum 2,3.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: PROF. DR. IR YETTI MARLIDA, MS; Prof. Dr. Ir. Harnentis, MS
Uncontrolled Keywords: Aflatoksin; ayam broiler; jagung; performa; Picia kudriavzevii
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Depositing User: S1 peternakan peternakan
Date Deposited: 18 Oct 2024 02:23
Last Modified: 18 Oct 2024 02:23
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/480275

Actions (login required)

View Item View Item