Pemurnian mangan oksida dengan metode pengendapan selektif menggunakan karbon

Ihsan, Alamsah (2019) Pemurnian mangan oksida dengan metode pengendapan selektif menggunakan karbon. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I (Pendahuluan))
BAB I.pdf - Published Version

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V (Penutup))
BAB V (penutup).pdf - Published Version

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (186kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Abstrak Penelitian pemurnian mangan oksida dari bijih mangan Nagari Aie Ramo, Kecamatan Kamang, Kabupaten Sijunjung dilakukan dengan mengunakan metode pengendapan selektif. Biji mangan diekstraksi dengan asam sulfat kemudian direduksi dengan asam oksalat dalam suasana asam dan diendapkan dalam larutan NaOH menggunakan media adsorbsi karbon. Karbon yang digunakan berasal dari cangkang kelapa sawit (CKS), cangkang biji karet (CBK), cangkang buah ketaping (CKP), dan tandan kosong kelapa sawit (TKS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon cangkang kelapa sawit merupakan karbon yang paling tinggi persen adsorbsinya yaitu 94,225 % dibandingkan dengan sumber karbon lainnya. Analisis Atomic Adsorbtion Spectroscopy (AAS) menunjukkan kadar mangan meningkat setelah proses pemurnian yaitu dari 13,6123 ppm hingga 21,8867 ppm untuk karbon cangkang kelapa sawit. Kadar mangan meningkat setelah proses pengendapan selektif dan adsorbsi. Kadar pengotor yang terkandung dalam bijih mangan seperti Fe, Al, Si, K, Ba, P, Mg, Ca dan Ti dianalisis menggunakan X-Ray Fluoresense (XRF). Proses pengendapan selektif dapat menghilangkan pengotor Fe sekitar 98%. Proses pemurnian dengan metode adsorbsi dapat menghilangkan pengotor sebanyak 98 % Fe. Hasil karakterisasi menggunakan X-Ray Difraktion (XRD) untuk MnO2 murni menunjukkan bahwa sistem kristal yang dihasilkan adalah tetragonal dengan puncak tertinggi pada sudut 2θ = 25,3591o dengan indeks miller (111) dan ukuran kristal MnO2 diperoleh sebesar 53,08 nm. Kata Kunci : Bijih Mangan, Mangan Oksida, Pengendapan Selektif, Adsorbsi, Karbon

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Dwi Puryanti
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Depositing User: s1 fisika fisika
Date Deposited: 25 Jul 2019 11:11
Last Modified: 25 Jul 2019 11:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/47755

Actions (login required)

View Item View Item