Modifikasi Metode Fenantrolin dengan Menggunakan Air sebagai Pelarut untuk Penentuan Aktivitas Antioksidan dalam Sampel Buah, Sayur dan Tanaman Obat

Yefrida, Yefrida (2019) Modifikasi Metode Fenantrolin dengan Menggunakan Air sebagai Pelarut untuk Penentuan Aktivitas Antioksidan dalam Sampel Buah, Sayur dan Tanaman Obat. Doctoral thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (COVER DAN ABSTRAK)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (405kB) | Preview
[img] Text (DISERTASI FULL TEXT)
Disertasi Yefrida full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kesadaran masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah dan mengobati penyakit menyebabkan kebutuhan akan zat-zat yang bersifat antioksidan ikut bertambah. Pada umumnya masyarakat lebih memilih antioksidan alami karena lebih aman untuk tubuh. Kenyataan ini menimbulkan banyak peneliti berusaha mempelajari bahan-bahan alam yang potensial sebagai sumber antioksidan. Banyak metode yang dapat digunakan untuk penentuan aktivitasantioksidan dalam sampel alam, diantaranya adalah metode PM. Pada metode ini digunakan metanol sebagai pelarut reagen-reagen yang digunakan dalam analisis. Modifikasi metode ini dilakukan dengan menggunakan air sebagai pelarut. Penggunaan air sebagai pelarut berdasarkan kenyataan bahwa pada umumnya senyawa antioksidan yang terdapat dalam bahan alam adalah berupa senyawa polar dan semua reagen yang digunakan juga merupakan zat-zat yang mudah larut dalam air. Disamping itu juga diharapkan modifikasi ini dapat mengurangi efek toksik dari limbah yang dihasilkan dan mengurangi biaya analisis. Kondisi optimum pengukuran yang didapatkan untuk metode ini adalah panjang gelombang 510 nm, konsentrasi fenantrolin 0,1 %, konsentrasi FeCl3 0,1 %, waktu kontak 20 menit dan tidak diperlukan pengaturan pH larutan. Validasi metode dilakukan untuk menentukan validitas metode ini untuk penentuan aktivitasantioksidan dalam sampel buah, sayur dan tanaman obat. Parameter yang digunakan adalah SDR, perolehan kembali, linieritas dan LoD serta LoQ. Berdasarkan uji ini dapat dinyatakan bahwa metode PM yang dimodifikasi ini (metode MPM) valid untuk menentukan aktivitasantioksidan dalam sampel buah, sayur dan tanaman obat. Uji t digunakan untuk melihat apakah aktivitasantioksidan yang didapatkan dengan metode MPM ini berbeda nyata atau tidak dengan metode PM, FRAP dan DPPH. Hasil dari uji t, metode MPM memberikan hasil aktivitasantioksidan yang tidak berbeda nyata dengan metode PM dan FRAP sedangkan dengan metode DPPH, pada umumnya hasilnya berbeda nyata. Korelasi (r) antara metode MPM dengan metode PM, FRAP dan DPPH, untuk sampel yang diekstrak dengan menggunakan pelarut metanol dan air pada umunya adalah merupakan korelasi yang sangat kuat. Korelasi metode MPM dengan TPC dalam ekstrak metanol sampel menunjukkan korelasi yang kuat dan korelasi yang sangat kuat dalam ekstrak air sampel. Berdasarkan hasil yang didapatkan ini dapat dinyatakan bahwa metode MPM merupakan metode yang valid untuk penentuan aktivitasantioksidan dalam sampel buah, sayur dan tanaman obat serta mempunyai korelasi yang sangat kuat dengan metode PM, FRAP dan DPPH.Metode MPM juga mempunyai korelasi yang kuat dengan TPC

Item Type: Thesis (Doctoral)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Hamzar Suyani
Uncontrolled Keywords: Antioksidan,Metode MPM, Validasi Metode, Korelasi antar Metode
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Pascasarjana (Disertasi)
Depositing User: S3 Ilmu Kimia
Date Deposited: 24 Jul 2019 11:57
Last Modified: 24 Jul 2019 11:57
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/47653

Actions (login required)

View Item View Item