PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBASKULAR PADA BEBERAPA TINGKAT CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) DI ULTISOL

Muhammad, Ariq (2024) PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBASKULAR PADA BEBERAPA TINGKAT CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) DI ULTISOL. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (820kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (349kB)
[img] Text
BAB 5.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img] Text
DAPUS.pdf - Published Version

Download (332kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI ARIQ FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kedelai (Glycine max L.) merupakan komoditas pangan ketiga terpenting di Indonesia setelah padi dan jagung. Produksi kedelai di Sumatera Barat mengalami fluktuasi sehingga masih perlu ditingkatkan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman kedelai yaitu penggunaan varietas unggul seperti varietas Grobogan dan perluasan area lahan, lahan yang dapat dimanfaatkan yaitu lahan marginal dengan jenis tanah ultisol. Ultisol merupakan lahan kering di Indonesia yang mana kendala pokok pembudidayaan lahan kering ialah keterbatasan air karena ultisol memiliki daya simpan air yang rendah, sehingga tanaman rentan terkena cekaman kekeringan. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi tanaman kedelai dibawah cekaman kekeringan dengan pemanfaatan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari 2 taraf perlakuan dan faktor kedua terdiri dari 4 taraf perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji F pada tingkat signifikansi 5%. Jika nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel 5%, dilanjutkan dengan uji Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) pada tingkat signifikansi 5%. Hasil analisis Kapasitas lapang 100% dan dosis mikoriza 15 g/tanaman memberikan interaksi terbaik terhadap bobot segar akar dan bobot biji per tanaman kedelai.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Armansyah, SP.MP.
Uncontrolled Keywords: Kedelai, Produksi, Cekaman, Fungi Mikoriza Arbuskular, Ultisol.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 04 Mar 2024 11:17
Last Modified: 04 Mar 2024 11:17
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/465641

Actions (login required)

View Item View Item