PENGARUH BOBOT SIUNG DAN JUMLAH SIUNG PER LUBANG TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) VARIETAS SANGGA SEMBALUN

Dila, Yulia Rahmi (2024) PENGARUH BOBOT SIUNG DAN JUMLAH SIUNG PER LUBANG TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) VARIETAS SANGGA SEMBALUN. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (136kB)
[img] Text (BAB 1. Pendahuluan)
BAB 1. Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (126kB)
[img] Text (BAB V. Penutup)
BAB V. Penutup.pdf - Published Version

Download (105kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (142kB)
[img] Text (Skripsi full text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Bawang putih merupakan salah satu sayuran bernilai ekonomis. Produksi bawang putih nasional belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga impor bawang putih menjadi sangat tinggi. Salah satu cara untuk meningkatkan hasil bawang putih dengan memperhatikan penggunaan siung yang akan ditanam baik itu bobot maupun jumlah siung per lubang tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara bobot siung dan jumlah siung per lubang tanam, untuk mendapatkan bobot siung, jumlah siung yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil bawang putih terbaik. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama berupa bobot siung yang terdiri atas 3 taraf yaitu ukuran fisik kecil ( 0.5-1 g) ukuran fisik sedang (1.2 - 1.7 g) dan ukuran fisik besar (1.9 - 2.4 g). Faktor kedua jumlah siung per lubang tanam yang terdiri atas 3 taraf yaitu 2 siung, 3 siung dan 4 siung per lubang tanam. Data dianalisis dengan sidik ragam melalui uji F pada taraf 5%. Jika F hitung perlakuan berbeda nyata maka akan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bobot siung besar (1.9–2.4 g) dan 2 siung per lubang tanam menghasilkan tinggi tanaman, bobot segar umbi per tanaman dan bobot kering angin umbi pertanaman tertinggi. Bobot siung besar (1.9–2.4 g) menghasilkan jumlah daun dan jumlah siung paling banyak, diameter batang semu, bobot segar tanaman, diameter umbi serta bobot siung terkecil tertinggi. Penggunaan 2 siung per lubang tanam menghasikan pertumbuhan dan diameter tanaman bawang putih terbaik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Nilla Kristina, SP. M.Sc
Uncontrolled Keywords: Bobot segar, bobot kering, siung besar
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 02 Mar 2024 03:06
Last Modified: 02 Mar 2024 03:06
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/465229

Actions (login required)

View Item View Item