PERLINDUNGAN HUKUM ATAS DIGITAL ART YANG DIHASILKAN OLEH GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DITINJAU DARI HAK CIPTA

Muhammad Qolbi, Jefri (2024) PERLINDUNGAN HUKUM ATAS DIGITAL ART YANG DIHASILKAN OLEH GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DITINJAU DARI HAK CIPTA. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (80kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version

Download (250kB)
[img] Text (Bab Iv Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (89kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (299kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Revolusi industri 5.0 menghadirkan berbagai bentuk kemajuan dalam tatanan masyarakat. Salah satunya hadirnya konsep society 5.0 yang menitikberatkan pengintegrasian dunia maya dengan dunia nyata dengan bentuk teknologi salah satunya berupa Artificial Intelligence. Banyaknya fitur yang dihadirkan oleh Artificial Intelligence atas kemampuannya dalam menghasilkan karya seni tanpa keterlibatan manusia sehingga menghadirkan pertanyaan perlindungan hukum terhadap karya- karya yang dihasilkan oleh Artificial Intelligence seperti karya digital art. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan Perundang-undangan, konseptual dan komparatif. Adapun hasil penelitian merujuk kepada pengaturan karya digital art yang dihasilkan oleh Artificial Intelligence yang masih menjadi perdebatan panjang. Hal ini didasari bahwa apabila dikategorikan sebagai perlindungan hak cipta, maka Artificial Intelligence harus diinterprestasikan sebagai program komputer sehingga dapat diberikan perlindungan. Namun Sebagai program komputer Artificial Intelligence belum mendapatkan perlindungan yang spesifik pada saat ini. Karena kemampuan Artificial Intelligence untuk melakukan simulasi terhadap kecerdasaran manusia memiliki potensi persoalan hukum terkait pihak yang dapat dimintakan pertanggungjawaban. Sehingga unsur kesalahan penggunaan Artificial Intelligence masih dapat dibebankan kepada manusia yang mengoperasikannya atau memiliki peran dalam pembuatannya. Penelitian ini merekomendasikan untuk melakukan penguatan hukum terkait dengan regulasi hak kekayaan intelektuan dan memberikan pemaparan kedudukan hukum Artificial Intelligence yang berlaku di Indonesia. Kata Kunci: Digital Art, Generative Artificial Intelligence, Hak Cipta

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Zainul Daulay, S.H., M.H. Sri Oktavia, SH., M.Sc., Ph.D.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: S1 Ilmu Hukum
Date Deposited: 28 Feb 2024 08:12
Last Modified: 28 Feb 2024 08:12
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/464173

Actions (login required)

View Item View Item